5 Alasan Angkatan Darat Amerika Sulit Dikalahkan di Medan Perang

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Senjata AS

    Senjata AS

    TEMPO.CO, Washington - Angkatan Darat Amerika Serikat terkenal akan kekuatan teknologi persenjataan yang menakjubkan sehingga sangat sulit dikalahkan di medan perang.

    Baca:

     
     

    Beberapa senjata ini mungkin terlalu mahal, beberapa terlalu rumit dan yang lain mungkin diinginkan oleh politisi dan kontraktor pertahanan, tetapi jelas tidak diharapkan pasukan lawan saat bertemu di medan perang. Saat ini, pasukan khusus AS, seperti dilansir REuters, masih beroperasi di Suriah dan membawa sejumlah teknologi senjata canggih untuk melawan pasukan pemberontak.

    Meskipun demikian, Angkatan Darat AS saat ini dapat menghasilkan jumlah kekuatan tembak yang mencengangkan dan mengerahkannya ke berbagai bentuk pertempuran mulai dari kontra-perang kecil hingga pertempuran mekanis perang-besar. Berikut ini adalah lima senjata berteknologi canggih terbaik Angkatan Darat AS:

    1. AH-64 Apache:

    Ironisnya, senjata terbaik kekuatan darat utama Amerika adalah pesawat terbang. Tetapi mengingat konflik yang baru-baru ini dihadapi militer AS dan kemungkinan akan terjadi lagi, kekuatan teknologi serangan udara adalah faktor yang paling menentukan.

     Dua prajurit TNI AD berada di dekat helikopter Apache AH-64E, di Lanumad Ahmad Yani, Semarang, 16 Mei 2018. Kementerian Pertahanan secara resmi menyerahkan delapan unit helikopter Apache AH-64E kepada Panglima TNI. ANTARA/R. Rekotomo

    Dilengkapi dengan meriam 30-milimeter, rudal Hellfire, dan sensor canggih, helikopter Apache memadukan kecepatan, daya tembak, dan jangkauan yang memungkinkan Angkatan Darat menyerang musuh jauh sebelum mereka datang dalam jarak tembak pasukan Angkatan Darat.

    Ini juga berguna untuk memburu pemberontak atau menebas barisan lapis baja musuh. Apache telah bertempur dengan baik dalam konflik dari perang Desert Storm hingga perang Afghanistan saat ini.

    Apache adalah kekuatan teknologi serangan udara yang dikontrol oleh Angkatan Darat.

    Baca:

     
     

    2. M-1 Abrams:

    M-1 Abrams adalah salah tank lapis baja dengan teknologi terbaik di dunia. Dengan berat 60 ton, M-1A2 memiliki meriam 120-milimeter, armor uranium setebal tiga kaki dan kecepatan tertinggi lebih dari 40 mil per jam. Tank ini pernah meluluhlantahkan perlengkapan perang buatan Irak pada 1991, dan kemungkinan besar akan melakukan hal yang sama dengan tank Tipe 99 yang canggih di Cina. Sangat sedikit tank Abrams yang hancur dalam pertempuran.

    3. M-109A6 Paladin:

    Paladin adalah versi teknologi terbaru dari senjata self-propelled M-109. Ia dapat menembakkan peluru 155 milimeter hingga 20 mililiter menggunakan proyektil yang dibantu roket. Hal ini juga dapat meluncurkan shell Excalibur GPS atau laser yang dipandu.

    4. TOW Anti-Tank Missile:

    Rudal TOW Angkatan Darat ini masih menjadi yang terkuat setelah hampir empat puluh lima tahun beroperasi.

    Rudal itu diketahui telah menghancurkan tank-tank Rusia di Vietnam, Perang Arab-Israel, Perang Iran-Irak, dan sekarang Suriah. Rudal TOW 2B dengan teknologi lebih baru datang dalam beberapa versi, termasuk rudal bunker-busting, serta model Aero, yang meledak di atas tangki untuk menembus armor tipisnya.

    5. Senapan Mesin M-2 .50-Kaliber:

    Mungkin terdengar aneh untuk mengklasifikasikan senapan mesin berusia delapan puluh tahun sebagai salah satu senjata terbaik Angkatan Darat. Namun fakta M-2 "Ma Deuce" masih meletus setelah hampir satu abad dan perang yang tak terhitung jumlahnya adalah bukti fakta itu adalah senjata dengan teknologi yang luar biasa.

    Dikembangkan ketika Franklin Roosevelt baru saja menjadi Presiden Amerika dan Hitler baru mengambil alih kekuasaan di Jerman, M-2 telah dioperasikan di seluruh dunia sebagai senapan mesin anti-pesawat, anti-kendaraan dan anti-personil yang lebih mirip sebagai kekuatan meriam kecil. Versi dengan teknologi terbaru adalah M2A1, yang memiliki laras quick-change dan penekan flash malam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bandingkan Ledakan di Beirut dengan Bom Atom Hiroshima Nagasaki

    Pemerintah Lebanon meyakini ledakan di Beirut disebabkan 2.750 ton amonium nitrat. Banyak orang membandingkannya dengan bon atom Hiroshima Nagasaki.