Mahkamah Agung Meksiko Izinkan Penggunaan Ganja Rekreasi

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria mengisap ganja di luar gedung Senat Meksiko selama demonstrasi untuk menandai liburan informal Hari Ganja, 20/4, di Mexico City, Meksiko, 20 April 2021. [REUTERS/Henry Romero]

    Seorang pria mengisap ganja di luar gedung Senat Meksiko selama demonstrasi untuk menandai liburan informal Hari Ganja, 20/4, di Mexico City, Meksiko, 20 April 2021. [REUTERS/Henry Romero]

    TEMPO.CO, Jakarta - Mahkamah Agung Meksiko membatalkan undang-undang yang mengkriminalisasi penggunaan ganja untuk rekreasi pada Senin malam.

    Putusan 8-3 yang menentukan muncul setelah para advokat mendorong dekriminalisasi sebagai sarana untuk mengurangi kekerasan kartel narkoba di negara tersebut.

    Mahakamah Agung menyatakan larangan ganja tidak konstitusional pada tahun 2018, membuat anggota parlemen bergerak maju untuk meloloskan RUU.

    Namun, setelah RUU yang ditandatangani oleh presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador berjuang diloloskan di Kongres beberapa minggu setelah batas waktu yang ditetapkan, pengadilan akhirnya mencabut undang-undang kriminalisasi ganja.

    Keputusan Mahkamah Agung menambah tekanan pada Senat Meksiko untuk menyetujui RUU pengesahan yang macet di Kongres setelah modifikasi.

    Didukung oleh pemerintahan Presiden Andres Manuel Lopez Obrador, undang-undang tersebut akan menandai perubahan besar di negara yang selama bertahun-tahun dilanda kekerasan antara kartel narkoba yang bermusuhan dan berpotensi membuka pasar besar bagi perusahaan ganja AS dan Kanada, Reuters melaporkan.

    "Hari bersejarah untuk kebebasan," tulis Hakim Mahkamah Agung Arturo Zaldivar Lelo de Larrea di Twitter-nya. "Hak untuk mengembangkan kepribadian secara bebas dikonsolidasikan dalam kasus penggunaan ganja untuk rekreasi."

    Dengan keputusan ini, warga harus mengajukan izin dari regulator kesehatan negara, Komisi Federal untuk Perlindungan terhadap Risiko Kesehatan (Cofepris), untuk mendapatkan ganja legal, kata Mahkamah Agung Meksiko, dikutip dari CNN, 30 Juni 2021.

    Setelah diizinkan, siapa pun yang berusia di atas 18 tahun dapat memiliki hingga 28 gram ganja, kata Mahkamah Agung.

    Putusan tersebut merupakan langkah terakhir dalam prosedur pengadilan yang berlarut-larut untuk menyatakan larangan penggunaan ganja non-medis atau ilmiah dan bahan aktif utamanya THC yang tidak konstitusional.

    Namun, dalam poin yang dikritik oleh para aktivis, itu menetapkan bahwa otoritas kesehatan pada awalnya harus mengeluarkan izin untuk penggunaan ganja.

    Sebelumnya, warga Meksiko dapat mengakses ganja tetapi hanya setelah mengajukan perintah pengadilan.

    Penggunaan ganja obat telah legal di Meksiko sejak 2017.

    Meksiko juga akan mengizinkan penanaman dan panen tanaman ganja, setelah mendapat izin dari Cofepris.

    Baca juga: Connecticut Jadi Negara Bagian AS ke-18 yang Akan Legalkan Ganja Rekreasi

    CNN | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.