Wanita Punya Dua Rahim Mengandung Dua Janin Tidak Kembar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • health.thefuntimesguide.com

    health.thefuntimesguide.com

    TEMPO Interaktif, Miami - Wanita asal Amerika Serikat, Angie Cromar, hamil dengan dua janin yang tidak kembar. Cromar mencengangkan para dokter karena memiliki dua rahim dan dua janinnya terdapat di masing-masing rahimnya.

    Wanita berusia 34 tahun tersebut berada dalam kondisi yang jarang terjadi dan disebut uterus didelphys atau memiliki dua uterus.

    Cromar, yang berasal dari Utah, bakal memiliki satu bayi pria dan satu bayi perempuan. Kedua bayi tersebut tidak kembar dan kemungkinan lahir tidak bersamaan.

    Para ahli medis mengatakan peluang seorang wanita memiliki dua rahim adalah satu banding 5 juta. Kurang dari 100 orang di dunia yang diketahui ‘hamil ganda’ .

    Pada pemeriksaan pertama, dokter mengatakan janin di rahim Cromar berusia lima pekan satu hari. Sementara, satu janin lainnya berusia enam pekan satu hari.
    Cromar telah memiliki tiga anak bersama suaminya, Joel, 33 tahun. Cromar mengaku tahu dirinya memiliki kondisi yang jarang terjadi. Tetapi itu tidak mengganggunya saat melahirkan tiga anak pertamanya.

    Ia mengaku gugup sekaligus senang bisa melahirkan dua anak tahun depan. Para dokter mengingatkan kemungkinan janin tersebut lahir prematur dan beratnya di bawah normal.

    “Saya sedikit gugup karena tahu apa yang bisa terjadi. Tetapi saya sangat senang,” ujar Cromar kepada stasiun televisi lokal. “Ini sangat jarang terjadi. Kami sangat berterima kasih. Joel sendiri sempat tidak percaya ini terjadi.”

    Dokter yang menangani Cromar, Steve Terry, terkejut ketika mengetahui kondisi yang dialami Cromar. Menurut Terry, kurang dari 100 orang di dunia yang memiliki kondisi seperti Cromar.

    DAILYTELEGRAPH| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.