Remaja 15 Tahun Asal Belanda Ikut Jihad di Suriah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua siswi membaca buku

    Dua siswi membaca buku "Kutemukan Makna Jihad" saat sosialisasi anti terorisme pada peringatan 7 tahun tragedi bom Bali II di Pantai Jimbaran, Badung, Bali, Senin (1/10). ANTARA/Nyoman Budhiana

    TEMPO.CO, Amsterdam – Seorang remaja putri yang masih berusia 15 tahun asal Belanda nekat ikut berjihad di Suriah, demikian laporan koran lokal Belanda, De Gooi en-Eemlander, Sabtu, 28 Juni 2014.

    Seperti dikutip dari Xinhua, gadis ini menghilang sejak Sabtu pekan lalu. Dia pergi dari rumah tanpa pamit kepada kedua orang tuanya dan hanya meninggalkan catatan yang berbunyi, “Aku akan pergi ke Suriah.”

    Beruntung, polisi berhasil mencegatnya di Bandara Dusseldorf, Jerman, pada Ahad pekan lalu. Hingga saat ini, sang gadis yang tidak disebutkan namanya dikabarkan belum kembali ke sekolahnya di Kota Hilversum karena masih diinterogasi oleh polisi.

    Menurut laporan media setempat, baru-baru ini ada 130 jihadis Belanda yang melakukan perjalanan ke Suriah dan Irak. Mereka sering terlibat dalam pertempuran sengit. Bahkan tak sedikit yang mengalami kekerasan. Pemerintah Belanda telah menyatakan keprihatinannya atas hal ini dan meminta warganya tidak terlibat dalam konflik berdarah tersebut.

    ANINGTIAS JATMIKA | XINHUA

    Terpopuler

    Wanita Australia Tewas Kesetrum Laptop
    Nama 'Harrietâ' Terlarang di Islandia
    Dalam Sehari, Dua Bangunan di India Runtuh  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.