Raja Belanda 21 Tahun Kopilot Pesawat, Penumpang Tak Pernah Kenal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangeran pewaris tahta Belanda Willem-Alexander (kanan), istrinya Putri Maxima dan Ratu Beatrix (tengah) tiba di acara gala makan malam yang diadakan malam sebelum upacara turun tahta Ratu dan inaugurasi penggantinya, Raja Willem-Alexander, di Rijksmuseum, Amsterdam, Belanda, Senin (29/4). REUTERS/Robin Utrecht/Pool

    Pangeran pewaris tahta Belanda Willem-Alexander (kanan), istrinya Putri Maxima dan Ratu Beatrix (tengah) tiba di acara gala makan malam yang diadakan malam sebelum upacara turun tahta Ratu dan inaugurasi penggantinya, Raja Willem-Alexander, di Rijksmuseum, Amsterdam, Belanda, Senin (29/4). REUTERS/Robin Utrecht/Pool

    TEMPO.CO, Amsterdam- Raja Belanda, Willem-Alexander ternyata sudah 21 tahun menjadi kopilot pesawat komersial, serunya tak satu penumpang pesawat mengenalinya.

    Raja Willem-Alexander  yang naik tahta pada tahun 2013 begitu menikmati hidupnya ketika berada di kokpit pesawat.

    "Saya merasa terbang sebagai sesuatu yang sangat fantastis," kata Raja Willem-Alexander, seperti yang dilansir BBC pada 17 Mei 2017.

    Setiap bulan, Raja Willem-Alexander terbang sebanyak dua kali dengan pesawat  KLM Captain Maarten Putman. Terbang rutin itu ia lakukan hanya untuk tetap mempertahankan lisensi pilotnya.

    Pemerintah Belanda mengatakan Raja Willem-Alexander  telah menerbangkan pesawat Fokker 70 untuk dinas pemerintah dan KLM Cityhopper, dan tahun ini sebagai kopilot Boeing 737.
     
    Sebegitu lamanya jadi kopilot, tak sekalipun Raja Willem-Alexander mengumumkan namanya kepada penumpang saat menerbangkan pesawat.  Ia juga jarang dikenali dalam seragam pilot dan topi KLM.

    Kemauan Raja Belanda ini untuk jadi kopilot pesawat didorong oleh ibunya, Beatrix, yang turun sebagai ratu pada tahun 2013.

    BBC|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.