Ditekan Amerika Serikat, Iran Akan Pamer Kekuatan Militer

Reporter

Presiden Iran Hassan Rouhani (kanan) berpidato saat Hari Angkatan Bersenjata Nasional di depan makam almarhum pendiri revolusioner Ayatollah Khomeini, Teheran, Iran (18/4). Dalam pidatonya Presiden Iran Hassan Rouhani menggaris bawahi kebijakan dan penjangkauan moderat ke Barat dalam pidatonya. (AP/Vahid Salemi)

TEMPO.CO, Jakarta - Iran akan memamerkan jet tempur terbarunya dalam peringatan hari Angkatan Bersenjata Iran pekan depan. Negara Islam itu juga berkomitmen mengembangkan kemampuan rudal akan tetap menjadi prioritas Teheran.

"Kami akan memperlihatkan sebuah pesawat jet pada hari Angkatan Bersenjata kami dan masyarakat akan melihatnya terbang," kata Amir Hatami, Panglima Militer Iran, seperti dikutip dari Reuters, Minggu, 19 Agustus 2018.

Iran akan memperingati hari Angkatan Bersenjata pada 22 Agustus 2018. Dikutip dari Sputnik, Minggu, 19 Agustus 2018, Iran juga akan memamerkan sistem rudal udara S-300 buatan Rusia. Rudal baru itu dijuluki Bavar 373 dan akan beroperasi resmi pada 20 Maret 2019. Sejauh ini perkembangan pembuatan Bavar 373 sesuai dengan jadwal.

Baca: 6 Teknologi Militer Andalan Iran untuk Lawan Israel, seperti Apa?

Menanggapi langkah yang dilakukan Iran itu, Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan Beijing siap untuk meningkatkan hubungan dengan Teheran di tengah-tengah pengetatan sanksi ekonomi oleh Amerika Serikat. Sebelumnya Wakil Menteri Pertahanan Iran, Mohammad Ahadi, mengatakan kekuatan militer dan ekonomi adalah dua hal penting bagi keamanan nasional Iran.

Ahadi menekankan investasi Iran dalam bidang pertahanan adalah yang paling sedikit dibanding negara-negara tetangga. Namun begitu, Teheran tetap memberikan keamanan di kawasan.

Baca: 12 Tuntutan Amerika Serikat untuk Iran

Sebelumnya pada awal Agustus 2018 Iran telah meningkatkan aktivitas militer di Teluk Persia. Latihan militer berskala besar itu dilaporkan sebagai bagian dari latihan militer tahunan. Komandan Pasukan Revolusionari Iran, Mohammad Ali Jafari,mengatakan saat ini adanya kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan pertahanan di Teluk Persia dan Selat Hormuz.

Iran sedang menghadapi ketegangan politik dan ekonomi dengan pemerintah Amerika Serikat. Kondisi ini terjadi setelah Presiden Donald Trump, memutuskan keluar dari perjanjian internasional nuklir Iran dan memperketat sanksi ekonomi kepada negara itu.






Iran Bebaskan Tahanan AS selama Sepekan

7 jam lalu

Iran Bebaskan Tahanan AS selama Sepekan

Siamak Namazi, seorang warga negara Amerika Serikat (AS) yang ditahan di Iran, telah dibebaskan selama sepekan dari penjara Evin


Kedubes Iran Pastikan Kematian Mahsa Amini akan Diusut Tuntas

1 hari lalu

Kedubes Iran Pastikan Kematian Mahsa Amini akan Diusut Tuntas

Kedutaan Besar Iran di Jakarta menyatakan peristiwa meninggalnya Mahsa Amini merupakan hal yang membuat pemerintah dan masyarakat negaranya bersedih.


AS Dakwa Pasutri Dokter karena Bocorkan Data Kesehatan Militer ke Rusia

2 hari lalu

AS Dakwa Pasutri Dokter karena Bocorkan Data Kesehatan Militer ke Rusia

AS mendakwa pasutri dokter yang membocorkan data pasien militer ke Rusia


Demo Iran Dukung Mahsa Amini Kian Panas, 83 Pengunjuk Rasa Tewas

2 hari lalu

Demo Iran Dukung Mahsa Amini Kian Panas, 83 Pengunjuk Rasa Tewas

Demo Iran terkait kematian Mahsa Amini terus terjadi di sejumlah kota besar. Iran menuduh Barat mendalangi unjuk rasa.


Solidaritas Mahsa Amini, Tim Sepak Bola Iran Pakai Jaket Hitam saat Lagu Kebangsaan

3 hari lalu

Solidaritas Mahsa Amini, Tim Sepak Bola Iran Pakai Jaket Hitam saat Lagu Kebangsaan

Tim sepak bola Iran menolak melepas jaket hitam saat mendengarkan lagu kebangsaan dalam pertandingan pra-Piala Dunia sebagai dukungan bagi Mahsa Amini


Presiden Iran: Kematian Mahsa Amini Insiden Tragis, tapi Kekacauan Tak Bisa Diterima

3 hari lalu

Presiden Iran: Kematian Mahsa Amini Insiden Tragis, tapi Kekacauan Tak Bisa Diterima

Raisi mengatakan, kematian Mahsa Amini meninggalkan kesedihan bagi Iran, namun kekacauan akibat protes yang dipicu olehnya tidak dapat diterima.


Demo Iran Rusuh, Putri Mantan Presiden Ditangkap

3 hari lalu

Demo Iran Rusuh, Putri Mantan Presiden Ditangkap

Iran menangkap putri eks Presiden Ali Akbar Hashemi Rafsanjani dalam demo untuk menduku Mahsa Amini.


Tindak Represif Iran Tak Bisa Hentikan Demo Kematian Mahsa Amini

4 hari lalu

Tindak Represif Iran Tak Bisa Hentikan Demo Kematian Mahsa Amini

Protes atas kematian wanita muda Iran, Mahsa Amini, masih berkecamuk. Korban tewas dan luka terus berjatuhan


Korea Selatan Tak Mau Ikut Campur Urusan Taiwan

5 hari lalu

Korea Selatan Tak Mau Ikut Campur Urusan Taiwan

Korea Selatan tak mau mencampuri urusan Amerika Serikat yang membela Taiwan dari Cina.


Perempuan, Garda Terdepan dalam Demo Iran

5 hari lalu

Perempuan, Garda Terdepan dalam Demo Iran

Kemarahan para perempuan dalam demo Iran yang mengutuk kematian Mahsa Amini, dituangkan dalam teriakan lantang: perempuan, hidup dan kebebasan.