Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jurnalis Investigasi Rusia Tewas di Republik Afrika Tengah

image-gnews
Sejumlah pemuda bentrok dengan sejumlah Tentara Afrika Selatan karena diduga merupakan bagian dari kelompok pemberontak Muslim Seleka di Bangui, Afrika Tengah, (5/2). REUTERS/Siegfried Modola
Sejumlah pemuda bentrok dengan sejumlah Tentara Afrika Selatan karena diduga merupakan bagian dari kelompok pemberontak Muslim Seleka di Bangui, Afrika Tengah, (5/2). REUTERS/Siegfried Modola
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Tiga jurnalis investigasi Rusia yang bekerja untuk Kementerian Luar Negeri dan situs berita tewas dalam sebuah serangan bersenjata oleh sejumlah orang tak dikenal di Republik Afrika Tengah, CAR.

Perusahaan media online Rusia, Investigation Control Centre atau TsUR, mengatakan dalam laman Facebook pada Selasa, 31 Juli 2018, tiga reporter yang tewas itu bernama Orhan Dzhemal, Alexander Rastorguyev dan Kirill Radchenko. "Mereka ke Afrika Tengah setelah mengantongi tugas dari pemerintah Rusia," bunyi pernyataan TsUR seperti dikutip Al Jazeera, Selasa.

Baca: Prancis Lucuti Pemberontak Republik Afrika Tengah

Seorang bocah menunjukkan sikap marahnya terhadap pasukan keamanan Perancis yang menembaki para pengunjuk rasa yang memblokir jalan di Bambari, Afrika Tengah, (22/5). REUTERS/Goran Tomasevic

TsUR menambahkan, ketiga jurnalis tersebut mendapatkan tugas melakukan investigasi aktivitas Wagner Group, sebuah lembaga tentara bayaran Rusia. "Sayangnya, Kedutaan Besar Rusia di CAR tidak memberikan informasi mengenai kehadiran jurnalis di sana," kata kantor Kementerian Luar Negeri Rusia tanpa memberikan keterangan detail mengenai kematian ketiga jurnalis tersebut.

Saat ini, penegak hukum setempat sedang bekerja sama dengan Kedutaan Besar Rusia untuk menemukan jawaban apa yang sesungguhnya terjadi.

Henri Depele, Wali Kota Sibut, terletak sekitar 200 kilometer sebelah timur laut Bangui, mengatakan, ketiga jurnalis itu tewas pada sekitar pukul 22.00 malam waktu setempat (21.00 GMT), Senin 30 Juli 2018.Bentrokan di Republik Afrika Tengah tewaskan 10 orang dan 5 lainnya luka-luka. dunyanews.tv

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Sopir mereka selamat dalam aksi penyerangan tersebut," ucap Depele. "Menurut penjelasan sopir, ketika mereka berada di 23 kilometer dari Sibut, sekelompok pria bersenjata melakukan penyerangan dan membuka tembakan ke kendaraan. Tiga jurnalis tersebut tewas seketika."

Dari TsUR diperoleh keterangan, ketiga jurnalis Rusia itu terbang ke CAR pada Jumat, 27 Juli 2018, dan melakukan kontak terakhir pada Ahad petang waktu setempat.

Baca: Politikus Republik Afrika Tengah Ditembak Mati

Peristiwa kematian jurnalis ini membuat pemiliki TsUR dan salah seorang terkaya di Rusia, Mikhail Khodorkovsky, berang. Dia mengritik Presiden Vladimir Putin dengan mengatakan, "Mereka bekerja sama dengan proyek saya menyelidiki sepak terjang tentara bayaran Rusia, terutama yang tergabung dengan Wagner Group."

Pada November 2017, Khodorkovsky yang hidup di pengasingan, mulai mendanai kegiatan investigasi korupsi di Rusia.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Xi Jinping dan Putin Makin Mesra, Janjikan Hubungan Lebih Erat

2 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping saat pertemuan di Belt and Road Forum di Beijing, Tiongkok, 18 Oktober 2023. Sputnik/Sergei Guneev/Pool via REUTERS
Xi Jinping dan Putin Makin Mesra, Janjikan Hubungan Lebih Erat

Putin mengunjungi Cina dan bertemu Xi Jinping setelah dilantik kembali sebagai Presiden Rusia.


Ingin Israel Dihukum, 5 Negara Ini Kritik Ancaman AS Kepada Mahkamah Pidana Internasional

2 hari lalu

Seorang wanita menolong seorang bayi yang menangis di sebuah rumah yang rusak di lokasi serangan Israel, di tengah konflik antara Israel dan Hamas, di Rafah, di selatan Jalur Gaza, 29 April 2024. Pihak Palestina juga mengatakan bahwa lebih dari 17 ribu anak Palestina kini hidup tanpa orang tua akibat serangan Israel. REUTERS/Hatem Khaled
Ingin Israel Dihukum, 5 Negara Ini Kritik Ancaman AS Kepada Mahkamah Pidana Internasional

Sejumlah pihak bereaksi setelah Amerika mengancam hakim ICC jika mengeluarkan surat penangkapan kepada PM Israel, Benjamin Netanyahu.


Sri Lanka Akui 16 Warganya Tewas Saat Berperang dalam Konflik Rusia-Ukraina

2 hari lalu

Maria Andreeva, istri tentara Rusia dalam perang di Ukraina, meletakkan bunga di Makam Prajurit Tak Dikenal dekat tembok Kremlin di Moskow, Rusia, 20 Januari 2024.  REUTERS
Sri Lanka Akui 16 Warganya Tewas Saat Berperang dalam Konflik Rusia-Ukraina

Setidaknya 16 tentara bayaran Sri Lanka tewas dalam perang antara Rusia dan Ukraina, kata wakil menteri pertahanan pulau itu pada Rabu.


Putin Tiba di Cina atas Undangan Xi Jinping, Pertama Sejak Terpilih Kembali

2 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping saat pertemuan di Belt and Road Forum di Beijing, Tiongkok, 18 Oktober 2023. Sputnik/Sergei Guneev/Pool via REUTERS
Putin Tiba di Cina atas Undangan Xi Jinping, Pertama Sejak Terpilih Kembali

Presiden Rusia Vladimir Putin tiba di ibu kota Cina, Beijing, untuk memulai kunjungan resmi selama dua hari atas undangan Xi Jinping


Vladimir Putin Akui Dapat Dukungan Beijing untuk Akhiri Perang Ukraina dengan Damai

3 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Cina Xi Jinping menghadiri pertemuan di Kremlin di Moskow, Rusia, 20 Maret 2023. Putin mengatakan kepada Xi dalam pertemuannya bahwa dia telah melihat proposal Cina tentang bagaimana menyelesaikan konflik di Ukrain. Sputnik/Sergei Karpukhin/Pool via REUTERS
Vladimir Putin Akui Dapat Dukungan Beijing untuk Akhiri Perang Ukraina dengan Damai

Vladimir Putin mendapat dukungan dari Beijing agar bisa menyelesaikan krisis Ukraina dengan damai.


Belum Terbitkan Surat Penangkapan untuk Netanyahu, Jaksa ICC Dikecam Tiga Negara Ini

3 hari lalu

Jaksa Karim Khan dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). REUTERS
Belum Terbitkan Surat Penangkapan untuk Netanyahu, Jaksa ICC Dikecam Tiga Negara Ini

Jaksa ICC disebut takut terhadap ancaman dari Kongres AS dan dipertanyakan independensinya.


Calon Menhan Rusia: Tentara Butuh Tunjangan dan Akses Kesejahteraan Lebih Baik

5 hari lalu

Andrei Belousov. REUTERS
Calon Menhan Rusia: Tentara Butuh Tunjangan dan Akses Kesejahteraan Lebih Baik

Calon menhan Rusia yang ditunjuk oleh Presiden Vladimir Putin menekankan perlunya kesejahteraan yang lebih baik bagi personel militer.


Siapakah Andrei Belousov, Menteri Pertahanan Pilihan Putin?

5 hari lalu

Andrei Belousov. REUTERS
Siapakah Andrei Belousov, Menteri Pertahanan Pilihan Putin?

Presiden Rusia Vladimir Putin secara mengejutkan mengusulkan Andrei Belousov, seorang sipil ekonom menjadi menteri pertahanan.


Rusia Rebut 5 Desa di Kharkiv dari Ukraina Lewat Pertempuran Sengit

6 hari lalu

Rusia Rebut 5 Desa di Kharkiv dari Ukraina Lewat Pertempuran Sengit

Rusia merebut lima desa dari Ukraina di wilayah Kharkiv. Rusia melakukan serangan besar-besaran di akhir pekan lalu.


Plus Minus KTT Perdamaian Ukraina di Swiss

7 hari lalu

Pekerja kota menurunkan patung Mykola Schors, seorang komandan lapangan Soviet selama Perang Saudara Rusia, di tengah invasi Rusia yang sedang berlangsung, di Kyiv, Ukraina 9 Desember 2023. REUTERS/Gleb Garanich
Plus Minus KTT Perdamaian Ukraina di Swiss

Rusia tidak diundang ke pertemuan tanggal 15-16 Juni 2024 dalam KTT Perdamaian Ukraina di Lucerne, Swiss.