Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Puluhan Turis Australia Terkatung-katung di Kaledonia Baru

Reporter

image-gnews
Asap mengepul dari api di tengah kerusuhan menentang rencana untuk mengizinkan lebih banyak orang mengambil bagian dalam pemilihan lokal di wilayah yang dikuasai Prancis, yang ditolak oleh pengunjuk rasa penduduk asli Kanak, di Noumea, Kaledonia Baru 14 Mei 2024. Djelyna Lebonwacalie/via REUTERS
Asap mengepul dari api di tengah kerusuhan menentang rencana untuk mengizinkan lebih banyak orang mengambil bagian dalam pemilihan lokal di wilayah yang dikuasai Prancis, yang ditolak oleh pengunjuk rasa penduduk asli Kanak, di Noumea, Kaledonia Baru 14 Mei 2024. Djelyna Lebonwacalie/via REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Turis asal Australia terkatung-katung di Kaledonia Baru menunggu kesempatan untuk bisa keluar dari negara di Kepulauan Pasifik tersebut yang mendadak diselimuti ketegangan. Kerusuhan di Kaledonia Baru yang pecah pada pekan ini dan dipicu reformasi pemilu, telah menewaskan empat orang.  
   
“Anak-anak saya kelaparan karena kami tak punya cukup opsi makanan apa yang bisa kami berikan pada mereka. Warga di sini pun kehabisan bahan makanan,” kata Joanne Elias, turis Australia yang terjebak di sebuah resort di Ibu Kota Noumea, Kaledonia Baru.  

Kerusuhan di Kaledonia Baru dipicu oleh kemarahan suku adat Kanak terkait sebuah RUU yang diadoplsi oleh anggota parlemen Paris. RUU itu memberikan hak pada warga negara Prancis yang tinggal di Kaledonia Baru hak suara untuk memilih (di pemilu).  

Pergolakan yang terjadi selama tiga malam mengakibatkan pembakaran di sejumlah tempat usaha, pembakaran mobil, penjarahan pada toko-toko, penutupan jalan, pemutusan akses pada obat dan makanan. Seorang anggota polisi masuk daftar korban tewas. Pada Jumat, 17 Mei 2024, ratusan aparat kepolsiian antihuru-hara dari Paris mulai dikerahkan ke Kaledonia Baru untuk mengendalikan Ibu Kota. Kaledonia Baru adalah negara yang masih berada dibawah kekuasaan Prancis. 

Elias yang tiba di Kaledonia Baru pada 10 Mei 2024 bersama suami dan empat anak, mengatakan diminta pihak resort agar memenuhi bak kamar mandi untuk berjaga-jaga akses air terputus mengingat stok makanan pun menyusut.  

“Kami tak tahu berapa lama kami akan disini,” kata Elias, di mana keluarganya berada di antara sekitar 30 warga Australia yang terkatung-katung di resort Chateau Royal. Pihak resort menolak berkomentar mengenai situasi ini.       

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong mengatakan lewat media sosial X pada Sabtu, 18 Mei 2024, pihaknya telah bekerja sama dengan otoritas di Prancis dan Kaledonia Baru serta sejumlah mitra seperti Selandia Baru agar memberikan sejumlah akses keluar dari Kaledonia Baru dengan aman untuk warga Australia yang terkatung-katung. 

   
Sumber: Reuters

Pilihan editor: Pemandangan ke Gunung Fuji Ditutup Pembatas Tinggi, Jengkel Turis Nakal

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mengapa di Pemilihan Presiden Amerika Serikat Hanya Diikuti 2 Partai Politik: Partai Republik dan Partai Demokrat?

5 jam lalu

Kandidat presiden dari Partai Demokrat Presiden AS Joe Biden mendengarkan kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump berbicara selama debat mereka di Atlanta, Georgia, AS, 27 Juni 2024. REUTERS/Brian Snyder
Mengapa di Pemilihan Presiden Amerika Serikat Hanya Diikuti 2 Partai Politik: Partai Republik dan Partai Demokrat?

Pemilihan Presiden Amerika Serikat pada 5 November 2024 menarik perhatian dunia. Mengapa hanya ada Partai Demokrat dan Partai Republik?


Ketua MPR RI Bamsoet Terima Aspirasi Evaluasi Pemilu

18 jam lalu

Ketua MPR RI dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat Silaturahmi Kebangsaan Pimpinan MPR dengan Pengurus DPP Partai Demokrat di Jakarta, Selasa 16 Juli 2024. Dok. MPR
Ketua MPR RI Bamsoet Terima Aspirasi Evaluasi Pemilu

Bambang Soesatyo mengungkap diskusi dengan Agus Harimurti Yuhdoyono mengenai evaluasi sistem politik dan kondisi demokrasi di Indonesia.


UNICEF dan Australia Luncurkan Fase Baru dari Program Pembelajaran Kelas Awal untuk Anak-anak di Papua

20 jam lalu

Tiga anak suku Moi berbincang di Kampung Malasigi, Distrik Klayili, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Rabu 12 Juni 2024. Pertamina EP Papua Field yang bekerja sama dengan Pemprov Papua Barat daya, Pemda Kabupaten Sorong, Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) Maluku Papua, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat, Yayasan Kasuari Tanah Papua dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Papua Barat Daya memberikan pendampingan wisata minat khusus yang menawarkan keanekaragam hayati, sumber daya alam hutan dan budaya. ANTARA FOTO/ Erlangga Bregas Prakoso
UNICEF dan Australia Luncurkan Fase Baru dari Program Pembelajaran Kelas Awal untuk Anak-anak di Papua

Inisiatif Pendidikan ini sebagai upaya meningkatkan kemampuan dasar literasi dan numerasi bagi anak-anak Papua.


Kelakar Bamsoet soal Sistem Politik: Integritas hingga Kualitas Kurang Berarti Tanpa 'Isi Tas'

21 jam lalu

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama jajaran mengunjungi Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno dalam rangka silahturahmi kebangsaan di kediamanya, Menteng, Jakarta, 20 Mei 2024. Bamsoet mengatakan safari politik tersebut untuk melakukan rekonsiliasi nasional setelah pemilihan Presiden 2024, MPR juga berencana akan mengunjungi Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri hingga Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). TEMPO/ Febri Angga Palguna
Kelakar Bamsoet soal Sistem Politik: Integritas hingga Kualitas Kurang Berarti Tanpa 'Isi Tas'

Bamsoet menilai, negara harus menilai apakah demokrasi saat ini lebih banyak manfaat atau mudaratnya untuk masyarakat.


Ditemukan di Australia, Katak Biru Ini Diduga Alami Mutasi Gen yang Langka

22 jam lalu

Katak pohon yang luar biasa (Litoria splendida) biasanya berwarna hijau, tetapi katak mutan ini berwarna biru. AWC
Ditemukan di Australia, Katak Biru Ini Diduga Alami Mutasi Gen yang Langka

Satwa amfibi ini normalnya hijau, yang mana adalah warna yang umum pula untuk jenis katak pohon. Warna itu diyakini menjadi alat kamuflase.


Penggemar Inggris Rusuh usai Final Euro 2024, Ini Sejarah Hooligan

2 hari lalu

Seorang bersorak didepan petugas kepolisian Prancis jelang pertandingan melawan Wales di Lille, Prancis, 15 Juni 2016. Suporter Inggris atau biasa disebut hooligan kembali membuat gaduh di jalanan kota Lille. REUTERS/Benoit Tessier
Penggemar Inggris Rusuh usai Final Euro 2024, Ini Sejarah Hooligan

Suporter dikabarkan ribut usai final Euro 2024, identik dengan perilaku hooligan.


DJP Resmikan Pusat Pajak Indonesia di Australia, INTACT Australia

3 hari lalu

Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak di Jakarta, Kamis, 4 Maret 2021. TEMPO/Subekti.
DJP Resmikan Pusat Pajak Indonesia di Australia, INTACT Australia

INTACT Australia adalah satu-satunya pusat pajak Indonesia di Australia dan salah satu dari dua pusat internasional di dunia


Top 3 Dunia: Joe Biden Keseleo Lidah hingga Australia Tangkap Pasangan Keturunan Rusia

4 hari lalu

Presiden AS Joe Biden berbicara di acara NATO untuk memperingati 75 tahun aliansi tersebut, di Washington, AS, 9 Juli 2024. REUTERS/Yves Herman
Top 3 Dunia: Joe Biden Keseleo Lidah hingga Australia Tangkap Pasangan Keturunan Rusia

Berita Top 3 Dunia pada Jumat 12 Juli 2024 diawali oleh Presiden AS Joe Biden keliru menyebut nama wakil presidennya dengan menyebut Donald Trump


Polisi Australia Tangkap Pasangan Keturunan Rusia Atas Tuduhan Spionase

4 hari lalu

Pasangan yang dituduh mengakses dokumen terkait pembelaan Moskow. Foto: Facebook/Polisi Federal Australia
Polisi Australia Tangkap Pasangan Keturunan Rusia Atas Tuduhan Spionase

Polisi Australia menangkap pasangan suami istri keturunan Rusia karena diduga melakukan spionase untuk Moskow


Sayap Kiri Menang Pemilu, Begini Dampaknya Terhadap Kebijakan Luar Negeri Prancis

7 hari lalu

Seorang wanita berjalan melewati papan pemilu dengan poster kampanye partai sayap kanan Rassemblement National (Reli Nasional - RN) Perancis dengan wajah pemimpin RN Marine Le Pen dan Presiden RN Jordan Bardella pada malam putaran pertama awal parlemen Perancis pemilu, di Henin-Beaumont, Prancis, 29 Juni 2024. REUTERS/Yves Herman
Sayap Kiri Menang Pemilu, Begini Dampaknya Terhadap Kebijakan Luar Negeri Prancis

Pemilu Parlemen Prancis dimenangkan oleh koalisi partai sayap kiri. Akankah berpengaruh terhadap kebijakan luar negeri dan Israel?