Kazakshtan, Negara Asia Tengah Pertama Anggota DK PBB

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah umat Muslim mengikuti salat Idul Adha bersama di depan Masjid Jamie di Almaty, Kazakhstan, 12 September 2016. REUTERS

    Sejumlah umat Muslim mengikuti salat Idul Adha bersama di depan Masjid Jamie di Almaty, Kazakhstan, 12 September 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Kazakhstan boleh bertepuk dada. Bendera dan nama negeri pecahan Uni Soviet itu mulai berkibar di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa setelah ditetapkan menjadi anggota tidak tetap.

    Selain Kazakhstan, negara lain yang menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2017-2018 adalah Bolivia, Italia, Swedia, dan Ethiopia.

    Negara-negara ini menggantikan posisi Malaysia, Venezuela, Spanyol, Selandia Baru, dan Angola per 1 Januari 2017.

    Menurut Kementerian Luar Negeri Kazakhstan, penunjukan tersebut setelah memenangkan persaingan dari negara-negara di Asia Pasifik.

    "Kami negeri Asia Tengah pertama yang terpilih menjadi anggota badan politik dunia," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Kazakhstan.

    Penunjukan Kazakhstan ini tak lepas dari kerja keras duta besar negeri itu untuk PBB, Kairat Abdarakhmanov.
    Sebelum ditunjuk menjadi Menteri Luar Negeri, dia memainkan peran kunci dengan berkampanye selama kurang lebih tiga tahun agar negerinya dipercaya menjadi salah satu anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

    Susai dengan UN Charter, Dewan Keamanan memiliki tanggung jawab utama atas perdamaian dan keamanan dunia.

    EUREPORTER | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.