Menteri Pertahanan Kazakhstan Mundur Setelah Ledakan Gudang Amunisi

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertahanan Kazakhstan Nurlan Yermekbayev menghadiri latihan militer yang diadakan oleh pasukan serbu di lapangan tembak di Wilayah Almaty, Kazakhstan 12 April 2019. [REUTERS/Pavel Mikheyev/File Photo]

    Menteri Pertahanan Kazakhstan Nurlan Yermekbayev menghadiri latihan militer yang diadakan oleh pasukan serbu di lapangan tembak di Wilayah Almaty, Kazakhstan 12 April 2019. [REUTERS/Pavel Mikheyev/File Photo]

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Kazakhstan Nurlan Yermekbayev mengundurkan diri pada Selasa, menurut pengumuman kantor Presiden Kassym-Jomart Tokayev, beberapa hari setelah kebakaran dan serangkaian ledakan di gudang amunisi yang menewaskan 15 tentara dan petugas pemadam kebakaran.

    Puluhan orang terluka oleh ledakan yang memaksa pihak berwenang untuk mengevakuasi permukiman terdekat di Provinsi Zhambyl selatan Kazakhstan pada 26 Agustus, Reuters melaporkan, 31 Agustus 2021. Penyebab kebakaran masih belum jelas.

    Presiden Kazakh Kassym-Jomart Tokayev menerima pengunduran diri Menteri Pertahanan Nurlan Yermekbayev, yang sebelumnya menyatakan kesiapannya untuk mundur setelah ledakan gudang amunisi, kata juru bicara kepresidenan Berik Uali, Urdu Point melaporkan.

    "Setelah mempelajari laporan Menteri Pertahanan Nurlan Yermekbayev dengan permintaan pengunduran diri, Presiden Kassym-Jomart Tokayev menerimanya," tulis Uali di Instagram.

    Kebakaran dan ledakan gudang amunisi memicu kemarahan publik Kazakhstan, terutama karena bahan peledak di pangkalan tersebut telah dipindahkan ke sana dari sebuah fasilitas di Kota Arys setelah insiden serupa di sana pada tahun 2019 yang menewaskan empat orang.

    Baca juga: Republik Ceko Usir 18 Diplomat Rusia karena Ledakan Gudang Amunisi

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.