Kuwait Pulangkan Orang Utan Kecanduan Narkoba ke Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orangutan selundupan bernama Puspa dikembalikan ke Indonesia dari Kuwait. (BOSF)

    Orangutan selundupan bernama Puspa dikembalikan ke Indonesia dari Kuwait. (BOSF)

    TEMPO.CO, Kuwait City - Pihak berwenang Kuwait memutuskan untuk mengusir seekor orang utan ke negara asalnya, Indonesia, setelah hewan itu diketahui kecanduan narkoba.

    Hal tersebut bermula ketika polisi lalu lintas tengah memeriksa sebuah mobil yang mengalami kecelakaan di Kuwait City pekan lalu. Dalam mobil tersebut mereka menemukan seekor orang utan bersama tuannya.

    Saat itu, polisi mengetahui bahwa keduanya dalam keadaan mabuk. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, orang utan dan tuannya tersebut kedapatan menggunakan narkoba.

    "Polisi yang menginterogasi tuannya setelah kecelakaan menemukan dia dan hewan piaraannya menggunakan narkoba sebelum kecelakaan. Pria itu juga mengaku orang utan itu juga pecandu sama sepertinya," demikian dilaporkan koran Al-Rai, seperti yang dilansir Daily Pakistan, pada 26 Juli 2016.

    Kementerian Dalam Negeri Kuwait telah menyerahkan hewan khas Indonesia tersebut ke Komisi Jenderal Pertanian dan Kelautan, yang akan menempatkannya di sebuah kebun binatang untuk menjamin keamanannya.

    Otoritas juga telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk segera menyelesaikan prosedur “deportasi” orang utan berusia 1 tahun itu agar dapat hidup di habitat aslinya di Sumatera.

    Orang utan yang kecanduan narkoba itu kemudian diserahkan ke sebuah kebun binatang di Kuwait City sembari menunggu waktu untuk dideportasi.

    Menjadi penanda tangan Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Langka Wild Fauna dan Flora (CITES), Kuwait secara hukum berkewajiban untuk mengirim spesies terancam kembali ke habitat alami mereka.

    Tahun lalu, pihak Bandar Udara International Kuwait berhasil menggagalkan penyelundupan sekitar 6 individu orang utan dan mendeportasinya ke Indonesia.

    DAILY PAKISTAN | GULF NEWS | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.