Bentrok dengan Militan, 14 Tentara Yaman Diculik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Yemen meluncurkan roket ke posisi para pemberontak di gunung Saada (18/8). Pemerintah  juga mengerahkan kekuatan udaranya, yang menewaskan puluhan pemberontak. Foto: REUTERS/Yemen TV

    Tentara Yemen meluncurkan roket ke posisi para pemberontak di gunung Saada (18/8). Pemerintah juga mengerahkan kekuatan udaranya, yang menewaskan puluhan pemberontak. Foto: REUTERS/Yemen TV

    TEMPO.CO, Dhaleh – Sedikitnya 12 orang tewas dalam bentrok antara pasukan Yaman dan gerilyawan separatis di Provinsi Dhaleh di selatan Yaman pada Selasa, 18 Februari 2014. Menurut pernyataan pejabat dari Departemen Pertahanan, korban tewas terdiri atas enam tentara, termasuk seorang perwira tinggi angkatan darat, dan enam gerilyawan.

    Selain itu, seperti dikutip dari CNN, sebanyak 14 tentara juga diculik oleh separatis. Mereka melakukan aksinya dengan melakukan sabotase truk pasokan militer. Beberapa saksi menuturkan bahwa penembakan dimulai pada pagi hingga malam hari.

    “Peluru masuk melalui jendela kamar kami,” kata Saber Jamal, seorang warga di Provinsi Dhaleh. Adapun seorang pejabat kementerian mengatakan bentrok dengan militan terjadi di empat tempat yang berbeda di provinsi ini.

    Bentrok di provinsi ini terjadi beberapa kali hingga menewaskan lebih dari 30 orang selama bulan Januari lalu. Kebencian militan semakin diperparah tatkala militer Yaman dianggap salah sasaran ketika menembaki sebuah tenda pemakaman. Serangan ini menewaskan lebih dari selusin pendukung separatis di Dhaleh. 

    ANINGTIAS JATMIKA | CNN

    Terpopuler
    PBB Kumpulkan Bukti Kekejaman Pemimpin Korea Utara  
    Pasukan Suriah Raih Kemenangan di Hama  
    Gara-gara Ceker Ayam, Pria Ini Bunuh Rekannya 
    Susuri Gurun Sendirian, Balita Ini Ditemukan PBB  
    Snowden Jadi Rektor-Mahasiswa Universitas Glasgow


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.