Dewan Kerja Sama Teluk Bentuk Komando Militer

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kuwait City terlihat sangat terang dengan lampu warna-warni yang menerangi kota berpopulasi 2,5 juta jiwa ini. Dailymail.co.uk

    Kuwait City terlihat sangat terang dengan lampu warna-warni yang menerangi kota berpopulasi 2,5 juta jiwa ini. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Kuwait City - Negara-negara Teluk yang tergabung dalam Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) sepakat membentuk struktur pasukan komando terpadu. Demikian salah satu butir hasil pertemuan dua tahunan di Kuwait City, Rabu, 11 Desember 2013.

    Selain itu, Dewan juga menyepakati pembentukan pasukan kepolisian terpadu guna melindungi enam anggota Dewan dari ancaman keamanan di kawasan Timur Tengah.

    Pada sidang penutupan pertemuan, Rabu, 11 Desember 2013, GCC mengeluarkan maklumat kecaman terhadap Presiden Suriah Bashar al-Assad, seraya mengatakan bahwa sudah tidak ada tempat lagi bagi pemimpin ini di era "Suriah Baru" dan meminta penarikan seluruh pasukan asing dari Suriah.

    GCC juga mengutuk pembunuhan massal yang masih berlanjut oleh rezim Assad sekaligus dianggap bertanggung jawab atas penggunaan senjata kimia. "Kami meminta seluruh pasukan asing keluar dari Suriah," tulis enam anggota GCC dalam sebuah pernyataan.

    Mengenai Iran, negara-negara Teluk sangat menghargai "orientasi baru" Republik Islam dalam perundingan nuklir yang digelar di Jenewa dengan sejumlah negara-negara Barat, November 2013.

    "Kami menyambut baik orientasi baru kepemimpinan Iran terhadap GCC, serta berharap sikap tersebut diikuti langkah nyata yang berdampak positif terhadap perdamaian di kawasan (Timur Tengah)."

    AL ARABIYA | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...