Fidel Castro Muncul Setelah Tiga Tahun Absen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fidel Castro. AP/Alex Castro, Cubadebate

    Fidel Castro. AP/Alex Castro, Cubadebate

    TEMPO.CO, Havana — Untuk pertama kalinya setelah tiga tahun absen dari hadapan publik, bekas pemimpin Kuba, Fidel Castro, muncul dalam pemungutan suara di ibu kota Havana, Ahad waktu setempat. Meskipun tampak lemah, pria 86 tahun itu menyempatkan untuk berbincang-bincang dengan masyarakat dan wartawan Kuba selama satu jam penuh.

    “Rakyat Kuba adalah revolusioner sejati. Mereka telah berkorban banyak. Lima puluh tahun blokade internasional dan mereka tidak menyerah,” kata Castro dengan suara pelan. Kunjungan ke tempat pemungutan suara itu dimanfaatkan Castor untuk berbincang bincang tentang banyak hal, termasuk reformasi ekonomi integrasi Amerika Latin, hingga kondisi kesehatan Presiden Venezuela Hugo Chavez.

    Selama tiga pemilu terakhir, Castro terpaksa memberikan suara dari rumah setelah jatuh sakit pada 2006. Ia kemudian menyerahkan tampuk kepemimpinan Kuba kepada saudaranya, Raul, dua tahun kemudian.

    Rakyat Kuba memilih 612 kader Partai Komunis untuk menduduki jabatan di parlemen nasional dan 1.000 kader lainnya untuk menempati parlemen provinsi. Sekitar 95 persen pemilik suara Kuba yang berjumlah 8,7 juta diperkirakan akan memilih.

    THE GUARDIAN | SITA PLANASARI AQUADINI

    Baca juga:
    Wartawati Malaysia Tewas di Lebanon

    Bom Bunuh Diri di Markas Polisi, 33 Tewas

    Korsel Waspadai Tes Nuklir Ketiga Korut

    Kelompok Kiri Turki Serang Kedubes AS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.