Venezuela Tolak Tuduhan Spanyol Dukung Sparatis Basque

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anggota kelompok sparatis Basque, ETA (tutup kepala hijau) tertangkap. AP/Vincent Michel

    Seorang anggota kelompok sparatis Basque, ETA (tutup kepala hijau) tertangkap. AP/Vincent Michel

    TEMPO Interaktif, Madrid - Presiden Venezuela Hugo Chavez menolak tuduhan yang menyebutkan bahwa pemerintahannya telah membantu melatih sparatis Basque yang mencoba menciptakan sebuah negara merdeka.

    Tuduhan itu muncul, Senin, ketika media Spanyol melaporkan kabar atas penangkapan dua anggota organisasi sparatis Basque yagn dikenal denan nama ETA. Menurut pengakuan kedua orang tersebut kepada petugas keamanan, mereka menerima pelatihan militer di Venezuela pada 2008. Keduanya, Carlos Besance dan Xabier Atristan, anggota ETA dari sel Imanol ditahan sejak 29 September.

    Seorang hakim di Spanyol mengatakan, Maret, pemerintah Venezuela menyediakan fasilitas kerjasama jangka panjang antara gerilyawan sayap kiri di Kolombia dengan ETA.

    Chavez menyebut tuduhan itu sebagai sebuah "rekor terpecahkan"

    "Ada konspirasi permanen melawan proses demokrasi," kata Chavez, Senin malam waktu setempat, dalam siaran jaringan televisi pemerintah VTV Network.

    Koran El Pais dan El Mundo serta media Spanyol lainnya, Senin, melaporkan mereka bertemu Besance dan Atristain di Venezuela.

    CNN | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?