Chavez Sita Perusahaan Pertanian Asing

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hugo Chavez. AP

    Hugo Chavez. AP

    TEMPO Interaktif, Caracas -Presiden Venezuela Hugo Chavez, Senin waktu Caracas (atau pagi tadi WIB) meneken keputusan untuk menyita sebuah perusahaan pemasok pertanian terkemuka, menjanjikan untuk menurunkan harga bibit dan pupuk seiring pengambilalihan oleh pemerintah.

    Chavez bilang bahwa dia menandatangani dekrit untuk “mengakuisisi” Agroislena CA. “Kami akan membayar berapa biayanya,” ujar Chavez via telepon dalam sebuah acara talk show yang disiarkan televisi pemerintah. Dia menegaskan bagian dari dekrit, yang akan efektif berlaku mulai hari ini, seraya mengatakan perusahaan itu telah menjadi “oligopoli” dan berspekulasi dalam harga barang-barang seperti pupuk.

    Dia menyebutnya sebuah langkah untuk memajukan pertanian di Venezuela yang akan menurunkan biaya produksi. Agroislena didirikan di Venezuela lebih dari dekade lalu oleh imigran Spanyol dari Kepulauan Kanari dan telah tumbuh menjadi pemimpin pasar dengan puluhan cabang di seluruh negeri.

    Namun dewan direksi perusahaan tersebut menolak langkah itu dalam sebuah pernyataan hari ini dan mendesak Chavez untuk berfikir ulang. “Ini sangat sulit bagi kami untuk percaya perusahaan Agroislena dapat berujung pada pengambilalihan, dan satu-satunya penjelasan yang terjadi pada kita sekarang adalah bahwa presiden belum cukup mendapat informasi,” ujar perusahaan tersebut. Diperkirakan bahwa pencaplokan oleh negara akan “menghasilkan dampak negatif bagi produksi pertanian nasional”.
    Disebutkan bahwa perusahaan yang dimiliki Spanyol itu telah menanamkan investasi terbesar dalam sejarah selama 11 tahun terakhir, dan saat ini telah menyalurkan kredit ke lebih dari 18 ribu petani.

    Menteri Pertanian Juan Carlos Loyo pernah bilang kepada Chavez selama program yang dimulai hari ini, pemerintah akan menugasi manajemen baru pada perusahaan yang memiliki hampir 64 gerai, 12 lumbung dan delapan tempat penyimpanan.

    AP | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.