Tagar BlackOutTuesday Jadi Trending Twitter untuk George Floyd

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Tagar #BlackOutTuesday menjadi trending teratas di Twitter ketika ratusan ribu bisnis dan individu, termasuk saluran TV dan selebritas, mengunggah gambar layar hitam sebagai dukungan bagi keadilan rasial selama protes kematian George Floyd.

    Banyak perusahaan menghentikan berhenti beroperasi dan mengarahkan layanan pada isu Black Lives Matter dan kelompok keadilan sosial lainnya.

    Layanan streaming Spotify menyoroti musik artis kulit hitam, Sirius XM Radio mengatakan akan membungkam saluran musiknya selama tiga menit, dan Apple Music DJ Zane Lowe men-twit bahwa dia tidak akan menjadi pembawa acara radio tetapi akan "mendengarkan, belajar, dan mencari solusi untuk melawan ketimpangan rasial," seperti dikutip dari Reuters, 3 Juni 2020.

    Proses penangkapan pria keturunan Afro-Amerika bernama George Floyd, 46 tahun, saat dibekuk polisi Derek Chauvin pada Senin 25 Mei lalu. George Floyd tewas setelah lehernya ditindih yang menyebabkan kehabisan nafas. dailymail.co.uk

    Minggu lalu George Floyd, seorang pria kulit hitam tak bersenjata, tewas setelah polisi kulit putih di Minneapolis menekan lututnya ke leher Floyd. Kematian Floyd memicu gelombang kemarahan di kota-kota di sekitar Amerika Serikat yang memprotes perlakuan terhadap orang kulit hitam Amerika.

    Gerakan Blackout Tuesday didorong oleh dua eksekutif industri rekaman AS untuk menekan bisnis musik agar meningkatkan kehadiran orang kulit hitam di jajaran perusahaannya, mencatat bahwa industri ini mendapat untung terutama dari musisi kulit hitam. Rap dan R&B mengambil alih posisi rock pada tahun 2017 dan menjadi genre musik terbesar di Amerika Serikat.

    Gerakan ini dengan cepat diikuti oleh label rekaman, selebriti termasuk Rihanna, Taylor Swift, Katy Perry dan pemain bola basket LeBron James dan warga sipil AS lainnya.

    Upaya ini muncul setelah kelompok hak asasi bagi komunitas Afrika-Amerika, Black Lives Matter, menduga gelombang protes sengaja diredam agar tidak meluas.

    Para pengunjuk rasa memprotes kematian seorang pria berkulit hitam, George Floyd oleh petugas kepolisian Minneapolis, di Foley Square di Manhattan, New York City, AS, 2 Juni 2020. REUTERS/Mike Segar

    Platform berbagi video TikTok menyumbangkan US$ 4 juta (Rp 57,5 miliar) untuk organisasi nirlaba yang membantu komunitas kulit hitam, sementara eBay di Amerika Serikat mengatakan akan menyumbangkan semua biaya yang dikumpulkan pada hari Selasa dari barang-barang yang dijual dalam kategori musiknya ke badan amal yang mendukung kesetaraan.

    ViacomCBS mengatakan akan "jeda" pada hari Selasa, sehari setelah CBS News, MTV dan Comedy Central menjadi gelap selama 8 menit dan 46 detik, merujuk pada lamanya waktu leher George Floyd ditindih ke tanah oleh lutut seorang polisi bernama Derek Chauvin.

    Dikutip dari CNN, protes atas kematian George Floyd memasuki hari kedelapan di seluruh AS. Sementara Derek Chauvin dituduh melakukan pembunuhan tingkat tiga, tetapi pengunjuk rasa dan kritikus percaya dakwaan itu tidak cukup keras.

    Presiden Donald Trump pada Senin bersumpah untuk menggunakan militer jika kekerasan demonstrasi untuk George Floyd yang meluas tidak ditumpas, ketika para pengunjuk rasa damai di luar gerbang Gedung Putih dibubarkan dengan gas air mata.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    30 Kursi Pejabat BUMN dan Pemerintah Diisi Perwira Polisi

    Sebagian dar 30 perwira polisi menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah. Sebagian lainnya duduk di kursi badan usaha milik negara alias BUMN.