Pemimpin Dunia di PBB Tertawa Spontan Dengar Trump Pidato

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Donald Trump berpidato di sidang umum PBB di New York, Selasa, 25 September 2018. [ NEW YORK POST]

    Presiden Donald Trump berpidato di sidang umum PBB di New York, Selasa, 25 September 2018. [ NEW YORK POST]

    TEMPO.CO, Jakarta - Para pemimpin dunia dan delegasi yang menghadiri sidang majelis umum PBB spontan tertawa mendengarkan pernyataan presiden Donald Trump yang membanggakan diri telah merampungkan kerjanya lebih cepat dibandingkan pemerintahan sebelumnya.

    "Kurang dari dua tahun, pemerintahan saya telah merampungkan hampir lebih dari pemerintahan dalam sejarah negara kami," kata Trump di hadapan ratusan pemimpin dunia di gedung PBB, New York, Selasa, 25 September 2018, seperti dilansir dari AP.

    Baca: PBB: Pengakuan Amerika Serikat atas Yerusalem Batal Demi Hukum

    Selain itu, menurut Trump perekonomian Amerika telah booming yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

    Menanggapi tawa spontan dan tak disangka dari para pemimpin dunia, Trump meresponsnya dengan bercanda bahwa dia tidak menyangka hal itu terjadi, namun tawa dari para pemimpin dunia  itu tidak masalah.

    Saat meninggalkan gedung PBB, Trump mengatakan kepada para wartawan dirinya memang lucu.

    "Oh itu hebat, baik, itu artinya membuat orang tertawa, jadi itu hebat," kata Trump.

    Baca: Haley: PBB Menghina Keputusan Amerika Serikat Soal Yerusalem

    Dalam pidatonya, Trump mengatakan AS menjadi lebih kuat, lebih aman dan lebih kaya dibandingkan ketika dia baru saja memegang jabatan sebagai presiden pada Januari 2017.

    "Kami berdiri untuk Amerika dan untuk rakyat Amerika dan kami juga berdiri untuk dunia," ujar Trump.

    Trump juga melontarkan kritikan kepada rencana pembangunan pipa gas bawah laut oleh Jerman dan Rusia. Ia mengingatkan dengan pembangunan pipa gas bawah laut bahwa Jerman akan sepenuhnya bergantung pada energi Rusia, jika tidak secepatnya mengubah kerja sama itu.

    Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Massa menggeleng-gelengkan kepalanya mendengarkan kritikan Trump. Sementara sejumlah diplomat senior tersenyum.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.