Haley: PBB Menghina Keputusan Amerika Serikat Soal Yerusalem

Dubes As untuk PBB, Nikki Haley. REUTERS/Brendan McDermid

TEMPO.CO, Jakarta - Duta besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Nikki Haley, mengatakan, keputusan PBB yang menyatakan bahwa pengakuan Amerika Serikat atas Yerusalem batal demi hukum adalah sebuah penghinaan.

Pernyataan pedas Haley itu disampaikan kepada wartawan usai Sidang Umum PBB, di New York, Kamis, 21 Desember 2017, sebagaimana dilaporkan NewsBytes, Jumat, 22 Desember 2017.

Baca: Di PBB, Indonesia Tolak Keputusan Amerika Serikat atas Yerusalem

Wapres Jusuf Kalla mewakili Indonesia menyampaikan pidato pada sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB ke-72 di New York, Amerika Serikat, 21 September 2017. Beberapa isu yang menjadi perhatian Indonesia pada Sidang Majelis Umum PBB tahun ini antara lain mengenai perdamaian dan keamanan internasional, pembangunan berkelanjutan, kemajuan HAM dan reformasi PBB. A NTARA FOTO

Presiden Donald Trump pada 6 Desember 2017 memutuskan bahwa Amerika Serikat mengakui Yerusalem menjadi ibu kota Israel. Selanjutnya akan memindahkan kantor kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Keputusan Amerika Serikat ini mendapatkan reaksi keras dari negara-negara muslim dan Arab, termasuk Turki dan Afrika Selatan yang terang-terangan menantang sikap Trump tersebut.Massa aksi membakar bendera Israel dan Amerika Serikat di depan Kedutaan Besar Amerika, Jakarta, 15 Desember 2017. Massa aksi yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Yerusalem mengecam keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pemindahan ibukota Israel ke Yesrusalem. Tempo/Ilham Fikri

PBB menggelar rapat darurat Sidang Umum pada Kamis untuk membahas keputusan Amerika Serikat atas Yerusalem berdasarkan usulan Mesir dan mendapatkan dukungan Dewan Keamanan PBB.

Baca: Amerika Serikat Ancam Putus Bantuan ke Penentang Soal Yerusalem

Dalam sidang kemarin, PBB mengambil suara yang hasilnya 128 negara menyetujui resolusi PBB, sembilan menolak dan 35 negara lainnya abstein.

Sebelumnya, Trump mengancam bakal memotong bantuan Amerika Serikat yang diberikan kepada negara-negara penentang kebijakannya. Turki mengencam ancaman tersebut.






Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

8 jam lalu

Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

Mike Pompeo memberikan masukan ke Amerika soal bagaimana menghadapi Cina.


Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

11 jam lalu

Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

AppStore milik Apple memutuskan memblokir hampir semua aplikasi yang diterbitkan Russian VK ecosystrm.


9 Negara yang Memberlakukan Bela Negara Pasca-Perang Dunia II

18 jam lalu

9 Negara yang Memberlakukan Bela Negara Pasca-Perang Dunia II

Yang teranyar adalah bela negara ala Presiden Putin, rakyat diminta terlibat dalam perang menyerang Ukraina. Perintah ini banyak ditolak warga.


Jelang Kedatangan Badai Ian, Jutaan Warga Florida Diminta Mengungsi

20 jam lalu

Jelang Kedatangan Badai Ian, Jutaan Warga Florida Diminta Mengungsi

Lebih dari 2,5 juta warga Florida berada di bawah perintah evakuasi menghadapi badai Ian yang diperkirakan mulai mendarat pada Rabu malam.


Korea Selatan Tak Mau Ikut Campur Urusan Taiwan

1 hari lalu

Korea Selatan Tak Mau Ikut Campur Urusan Taiwan

Korea Selatan tak mau mencampuri urusan Amerika Serikat yang membela Taiwan dari Cina.


Warga Rusia Ramai-ramai Hengkang Hindari Wamil

1 hari lalu

Warga Rusia Ramai-ramai Hengkang Hindari Wamil

Pemanggilan sekitar 300.000 tentara cadangan telah menyebabkan protes berkelanjutan pertama di Rusia sejak invasi ke Ukraina dimulai.


Teguk Buka Gerai di New York, 80 Persen Menunya Tak Ada di Indonesia

1 hari lalu

Teguk Buka Gerai di New York, 80 Persen Menunya Tak Ada di Indonesia

Teguk resmi membuka gerainya di 248 Mott Street, New York, Amerika Serikat.


AS: Ada Konsekuensi Bencana jika Rusia Nekat Gunakan Nuklir di Ukraina

2 hari lalu

AS: Ada Konsekuensi Bencana jika Rusia Nekat Gunakan Nuklir di Ukraina

Amerika Serikat memperingatkan "konsekuensi bencana" jika Rusia menggunakan senjata nuklir di Ukraina untuk pertahankan wilayah yang dicaplok


Mengenang Christopher Reeve, Pemeran Pertama Superman

3 hari lalu

Mengenang Christopher Reeve, Pemeran Pertama Superman

Christopher Reeve adalah pemeran pertama superhero Superman. Tapi Reeve ternyata pahlawan betulan bagi penyandang disabilitas di dunia nyata.


Soal Taiwan, Sergei Lavrov Ingatkan Amerika Sedang Main Api

3 hari lalu

Soal Taiwan, Sergei Lavrov Ingatkan Amerika Sedang Main Api

Sergei Lavrov menyebut Amerika Serikat sedang main api terkait sikapnya pada Taiwan.