Kenangan Gorbachev Tentang Fidel Castro

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Kuba, Fidel Castro berdiri di perkebunan tebu di Kuba, 14 April 1966. Mantan Presiden Fidel Castro, yang berkuasa selama setengah abad, meninggal pada usia 90. Roberto Salas/Prensa Latina via AP

    Pemimpin Kuba, Fidel Castro berdiri di perkebunan tebu di Kuba, 14 April 1966. Mantan Presiden Fidel Castro, yang berkuasa selama setengah abad, meninggal pada usia 90. Roberto Salas/Prensa Latina via AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Fidel Castro, tokoh revolusi Kuba, meninggal di usia 90 tahun, pada Jumat malam 25 November 2016 waktu setempat atau Sabtu waktu Indonesia. Mantan pemimpin Uni Soviet, Mikhail Gorbachev, mengenang Fidel sebagai sosok penguat bangsa.

    “Fidel berdiri dan menguatkan bangsanya selama diblokade Amerika,” kata Gorbachev seperti dilansir Guardian, Sabtu, 26 November 2016. Fidel berhasil membawa negaranya keluar dari blokade menuju kemerdekaan.

    Gorbachev mengatakan peran Fidel sebagai penguat bangsa masih besar dalam beberapa tahun terakhir. Padahal ia telah menyerahkan kepemimpinan Kuba kepada adiknya, Raul Castro.

    Gorbachev mengatakan Fidel mencoba segala cara untuk menghancurkan sistem kolonial demi membangun hubungan kerja sama. “Saya sangat sedih mengetahui waktu Fidel sudah habis. Ia akan tetap berada dalam memori sebagai politikus, lelaki, dan sahabat kami yang hebat,” kata dia.

    Fidel Castro lahir di Biran, Kuba, pada 13 Agustus 1926. Ia pernah dipenjara karena memimpin perlawanan terhadap rezim Batista pada 1953. Namun usahanya gagal sehingga ia ditangkap.

    Pada 1956, ia memulai perang gerilya terhadap pemerintah bersama Che Guevarra. Ia berhasil mengalahkan Batista pada 1959 dan diangkat menjadi Perdana Menteri Kuba.

    Baca:
    Fidel Castro, Tokoh Revolusi Kuba, Meninggal
    Ini Isi Pidato Terakhir Fidel Castro Sebelum Meninggal
    Fidel Castro Meninggal, Pemimpin Dunia Ucapkan Belasungkawa

    VINDRY FLORENTIN | GUARDIAN | BBC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?