Sadis, Boko Haram Bakar Anak-anak Nigeria Hingga Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perempuan dan anak-anak yang diselamatkan oleh tentara Nigeria menunggu untuk menerima perawatan di sebuah kamp pengungsi di Yola, Nigeria, 3 Mei, 2015. Tentara Nigeria menyelamatkan 234 perempuan dan anak-anak dari hutan Sambisa di bagian timur laut negeri itu setelah diculik oleh pejuang Boko Haram. AP/Sunday Alamba

    Perempuan dan anak-anak yang diselamatkan oleh tentara Nigeria menunggu untuk menerima perawatan di sebuah kamp pengungsi di Yola, Nigeria, 3 Mei, 2015. Tentara Nigeria menyelamatkan 234 perempuan dan anak-anak dari hutan Sambisa di bagian timur laut negeri itu setelah diculik oleh pejuang Boko Haram. AP/Sunday Alamba

    TEMPO.CO, Abuja - Kelompok milisi bersenjata Boko Haram kembali melancarkan aksi tidak manusiawinya terhadap warga Nigeria. Seorang pria yang selamat dari kekejaman Boko Haram bersembunyi dari balik pohon menyaksikan tembakan Boko Haram telah meluluhlantakkan gubuk warga di desa Dalori, sekitar 5 kilometer dari Maidauguri, kota terbesar di timurlaut Nigeria.

    Bahkan, pria Ini  mendengarkan teriakan anak-anak di antara orang-orang yang dibakar hidup-hidup oleh milisi Boko Haram.

    Pembakaran hidup-hidup hingga tewas yang dialami anak-anak dan penduduk desa Dalori merupakan serangan terbaru Boko Haram di kota tempat lahirnya kelompok ekstrimis itu.

    "Tembakan bertubi-tubi dan pembakaran terjadi selama empat jam," kata Alamin Bakura kepada The Associated Press dan dikutip oleh  Chron.com, Minggu, 31 Januari 2016. Beberapa anggota keluarga Bakura juga dibunuh dan terluka dalam serangan Boko Haram.

    Belum diketahui pasti jumlah warga sipil yang tewas dibunuh karena anggota tubuh mereka masih dikumpulkan termasuk dari sekitar lokasi pengejaran Boko Haram terhadap warga yang berusaha lari menyelamatkan diri beberapa waktu lalu.

    Peristiwa penembakan dan pembakaran hidup-hidup warga diyakini sebagai kelanjutan dari aksi bom bunuh diri tiga perempuan di lokasi tempat warga berusaha melarikan diri ke desa tetangganya di Gamori. Sejumlah orang tewas dalam aksi bom bunuh diri.

    Sejak Nigeria diguncang aksi demo oleh kelompok Islam ekstrimis, sudah sekitar 20 ribu orang tewas dibunuh dan sekitar 2,5 juta warga meninggalkan rumah mereka.

    AP | CHRON.COM | MARIA RITA
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.