Media Cina Blakblakan Dukung Pemimpin Hong Kong

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Hong Kong, Leung Chun-ying. REUTERS/Stringer

    Pemimpin Hong Kong, Leung Chun-ying. REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Hong Kong - Media milik pemerintah Cina secara terang-terangan mendukung aksi pemimpin Hong Kong, Leung Chin-ying. Media milik Partai Komunis People's Daily menyebut bahwa Leung telah melakukan hal yang benar karena menolak untuk mengundurkan diri dan menyebut aksi protes sebagai hal yang ilegal dan melanggar hukum. (Baca: Demo Memanas, Pemimpin Hong Kong Ogah Mundur)

    Dikutip dari BBC News, Kamis, 2 Oktober 2014, People's Daily bahkan memasang wajah Leung pada koran edisi kemarin. Dalam sebuah halaman, terlihat bagaimana People's Daily memuji segala tindakan Leung dalam menyikapi aksi protes warga Hong Kong.

    "Pemerintah pusat mendukung secara penuh Kepala Eksekutif Leung Chun-ying dan benar-benar puas dengan penampilannya. Dengan demikian, Beijing akan terus mendukung kepemimpinan Leung dalam mengatur adiministrasi di Hong Kong serta penanganan polisi menanggapi tindakan ilegal," tulis People's Daily.

    Selain dengan media cetak, People's Daily juga memberikan dukungan kepada Leung lewat media online. Jurnalis People's Daily menulis, "Hong Kong telah menikmati perdamaian dan hidup dalam harmoni selama bertahun-tahun.  Demo ini adalah hal yang memalukan dan akan menjadi akar dari pelanggaran hukum." 

    Dituliskan pula bahwa warga Hong Kong tidak menghargai hidup dan kemakmuran yang telah mereka terima selama ini. "Ini adalah sesuatu yang tidak bisa ditolerir warga Cina," tulis People's Daily. (Baca: Pemerintah Hong Kong Buka Dialog dengan Pendemo)

    Di lain sisi, pemerintah Cina memblokir sejumlah media yang menyoroti hal yang mendasari pergerakan demo, termasuk CNN dan South China Morning Post. Pemerintah Cina memblokir setiap berita yang mengandung kata-kata "Hong Kong" dan "Occupy Central" selaku pemimpin demo.

    RINDU P. HESTYA | BBC NEWS

    Berita Lain:
    Menghilang 12 Tahun, Gadis AS Ditemukan di Meksiko
    Militer Irak Rebut Lima Desa yang Dikuasai ISIS
    Hamas Ingin Dirikan Negara Islam di Palestina  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.