Kapal Pengungsi Rohingya Tenggelam, 130 Hilang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengungsi muslim Rohingya mengendong anaknya usai melaksanakan shalat Ied di Medan, Sumut, Minggu (19/8). ANTARA/Septianda Perdana

    Pengungsi muslim Rohingya mengendong anaknya usai melaksanakan shalat Ied di Medan, Sumut, Minggu (19/8). ANTARA/Septianda Perdana

    TEMPO.CO, Rangon - Sekitar 130 orang dinyatakan hilang setelah sebuah kapal kayu yang membawa pengungsi Rohingya tenggelam di perairan perbatasan antara Myanmar dan Bangladesh. Demikian keterangan polisi Bangladesh dan kelompok pembela Rohingya seperti dikutip Al Jazeera, Rabu, 31 Oktober 2012.

    Mohammad Farhad, Inspektur Polisi Teknaf di sebelah selatan Bangladesh, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa salah satu korban selamat pada musibah tenggelamnya kapal pada Rabu itu melaporkan, sebelum tenggelam ke dalam laut, kapal membawa 135 penumpang.

    "Sedianya kapal menuju Malaysia secara ilegal," kata Farhad usai mendengar pengakuan korban selamat berusia 24 tahun yang kini berada di kantor kepolisian.

    "Dia tidak tahu apa yang terjadi terhadap korban lainnya, sebab kondisi saat itu gelap dan dia terpisah dengan lainnya demi menyelamatkan dirinya sendiri."

    Farhad menjelaskan, total korban selamat dilaporkan enam orang. Mereka berhasil diselamatkan kapal nelayan setelah kapal pengungsi ini meninggalkan Desa Sabrang di Bangladesh, Sabtu, 27 Oktober 2012.

    "Kami telah berbicara dengan para keluarga penumpang yang hilang," kata Farhad.

    Ratusan ribu muslim Rohingya telah meninggalkan Myanmar dalam beberapa dekade ini untuk menghindari perburuan, sehingga sering kali melarikan diri menuju Bangladesh. Belum lama ini mereka melakukan eksodus besar-besaran dari Myanmar, menyusul konflik dengan umat Buddha.

    Sedikitnya 89 orang telah tewas dan puluhan ribu lainnya meninggalkan rumah masing-masing dalam sebuah konflik komunal yang melibatkan kaum Rohingya dengan umat Buddha di negara baagian Rakhine, Myanmar, Juni 2012. Sejak konflik tersebut, Bangladesh kembali menjadi tujuan manusia perahu.

    AL JAZEERA | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.