Polisi Makau Tahan 150 Gang Kriminal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Cina, Hu Jintao (kanan) dan CEO Makau yang baru, menghadiri peringatan 10 tahun Pemerintahan Portugal menyerahkan kedaulatan terhadap Makau kepada Republik Rakyat Cina (RRT) di Makau, Minggu (20/12).  REUTERS/Bobby Yip

    Presiden Cina, Hu Jintao (kanan) dan CEO Makau yang baru, menghadiri peringatan 10 tahun Pemerintahan Portugal menyerahkan kedaulatan terhadap Makau kepada Republik Rakyat Cina (RRT) di Makau, Minggu (20/12). REUTERS/Bobby Yip

    TEMPO.CO, Hong Kong - Polisi menahan 150 orang dalam sebuah operasi penggerebekan kasino dan hotel di Makau menyusul rentetan pembunuhan yang dilakukan oleh gang kriminal di pusat judi terbesar di dunia itu.

    Di lain pihak, dari di Hong Kong diperoleh informasi, pada 2 Agustus 2012 polisi menyerbu 21 lokasi dan menahan 130 orang yang diduga terlibat dalam berbagai kejahatan, termasuk pencucian uang di Hong Kong senilai HK$ 300 juta setara Rp 366 miliar, judi ilegal, dan pelacuran. Polisi juga menyita sejumlah uang, jam tangan, dan mobil bernilai kurang lebih HK$ 11 juta atau Rp 13 miliar. 

    Makau adalah negara bekas jajahan Portugis yang kini kepemilikannya diserahkan kepada Cina,. Wilayah itu dikenal dikuasai oleh para gang penjahat pada 1990-an. Di kawasan ini, tiga polisi ditembak mati dua pekan lalu oleh sekelompok orang yang menuntut pembebasan bos Triad, "Sang Gigi Patah", Wan Kuok-koi, dari penjara.

    Sekitar 1.300 orang saban Jumat-Sabtu berlayar menuju Makau yang dapat ditempuh hanya satu jam dengan feri dari Hong Kong. Dalam operasi bersandi Thunderbolt, polisi berhasil menahan 150 anggota gang kriminal.  

    "Operasi ini dilakukan setiap tahun demi menjaga ketertiban umum. Ini merupakan operasi gabungan yang melibatkan polisi di Provinsi Guangdong, Makau, dan Hong Kong guna mencegah agar kejahatan tidak berkembang di kawasan ini," kata seorang juru bicara Kepolisian Makau.

    Dalam kurun waktu setahun Mei 2011-Juni 2012, telah terjadi lima kali pembunuhan di Makau. "Kami semestinya tak berhenti pada operasi ini saja sebab Makau adalah kota judi. Di dalamnya selalu melibatkan perjudian, pelacuran, dan perdagangan obat bius," kata anggota legislatif Au Kam San.

    Makau, sama seperti Hong Kong, merupakan kota administratif Cina yang mengalami ledakan ekonomi tinggi 1999 sejak diserahkan Portugal ke Cina. Sejumlah tokoh judi hebat dari Las Vegas bercokol di kota ini, termasuk Adelson dan Steve Wynn yang menguasai hotel bintang lima yang dilengkapi kasino.

    REUTERS | CHOIRUL

    Berita Terpopuler:
    La Nyalla Minta Bambang Pamungkas cs Bertobat
    Kristen Stewart Terus Menangis dan Tak Mau Mandi

    La Nyalla Bentuk Timnas Tandingan untuk AFF

    Fauzi Salip Jokowi di Rumah Sakit Cipto

    Alasan Jusuf Kalla Dukung Jokowi

    Simsalabim Jenderal SIM

    Rumah Djoko Susilo Dekat Keraton Yogyakarta

    Jenderal SIM di Balik Tembok Tinggi

    Cerita Simulator SIM Majalah Tempo April Lalu

    Pendukung Rhoma di Jawa Timur Datang ke Jakarta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.