Kualitas Udara Malaysia Merosot 17 Persen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, PETALING JAYA - Kualitas udara di Malaysia merosot 17 persen dalam sehari akibat cuaca panas dan berkabut. Seperti dilaporkan Rabu (11/05), kualitas udara Selasa kemarin turun menjadi 44 persen dibanding Senin lalu yang berada di angka 61 persen. 

    Berdasarkan catatan Departemen Meteorologi Malaysia, tercatat 19 area yang dipengaruhi kabut, termasuk Malaka, Kuantan, Kuching, Kota Kinabalu, Sepang, Ipoh dan Petaling Jaya. Dalam pernyataan yang dikeluarkan departemen Meteorologi kemarin disebutkan musim panas saat ini dipengaruhi badai tropis Aere yang melanda timur laut Filipina dan tekanan rendah di sekitar laut Andaman.

    "Ini menyebabkan kelembaban wilayah kita ditarik kedua area itu," demikian tertulis dalam pernyataan tersebut.

    Departemen Lingkungan mencatat 23 area dengan kualitas udara yang bagus dan 29 area dengan kualitas udara sedang. Tapi berdasarkan data Senin lalu terdapat 31 area dengan kualitas udara bagus dan 20 area dengan kualitas udara sedang. Suhu udara di Malaysia saat ini merupakan yang tertinggi sejak 6 Mei lalu, yakni berada pada suhu 36,2 derajat selsius.

    STRAITS TIMES | SUNARIAH



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.