Rayakan Ultah Bersama Piton  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Phang Joon Siong dan putrinya, Li Chen, bermain dengan ular piton peliharaannya, Phang Sako di Stampin, Kuching. Foto:DAILYCHILLI

    Phang Joon Siong dan putrinya, Li Chen, bermain dengan ular piton peliharaannya, Phang Sako di Stampin, Kuching. Foto:DAILYCHILLI

    TEMPO Interaktif, KUCHING – Seorang penjual mobil di Kuching, Sarawak, Malaysia, Phang Joon Siong, akan merayakan hari jadinya secara besar-besaran bersama binatang kesayangannya, seekor ular Piton.

    Perayaan besar-besaran akan digelar karena Phang tepat berusia 51 dan Piton kesayangannya, Phang Sako, genap 21 tahun. Seperti dilaporkan Selasa (11/01), Phang mengatakan Sako, yang panjangnya tujuh meter, akan mendapatkan hadiah berupa rumah yang lebih bagus pada ulangtahunnya.

    “Untuk orang Cina, laki-laki harus selalu merayakan ulangtahunnya saat ada angka 1 di dua digit usia mereka. Sako akan berusia 21 dan saya 51, karena itu kami akan menyelenggarakan perayaan besar,” kata Phang di rumahnya di Stampin, Kuching.

    Untuk perayaan besar itu, Phang telah mengeluarkan 4000 ringgit atau 11,8 juta rupiah hanya untuk rumah baru Sako.

    Sako sendiri telah menjadi bagian dari keluarga Phang selama puluhan tahun dan punya ikatan khusus dengan keluarga Phang. Menurut Phang, dia memperoleh Sako saat masih “bayi” dari seorang temannya pada malam tahun baru Cina pada 1990 dan menjadi bagian dari keluarga Phang sejak itu. Istri Sako, Wong Siew Yii, mengatakan Sako tidak pernah membuat masalah dan sangat disiplin. Dia juga dicintai keempat anak Phang.

    Kendati hanya seekor ular, Sako punya kemampuan mengetahui apakah seseorang akan menang atau kalah saat judi. Inilah yang juga membuat keluarga Phang semakin mencintai Sako.

    DAILYCHILLI | SUNARIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.