Biksu Dibui Karena Mengintip  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Biksu Budha Kamboja menaiki roda tiga dalam suatu upacara untuk menandai Hari Internasional Perdamaian, di Phnom Penh, Kamboja, Senin, September 21, 2009.(AP Photo / Heng Sinith)

    Sejumlah Biksu Budha Kamboja menaiki roda tiga dalam suatu upacara untuk menandai Hari Internasional Perdamaian, di Phnom Penh, Kamboja, Senin, September 21, 2009.(AP Photo / Heng Sinith)

    TEMPO Interaktif, Phnom Penh - Biksu satu ini benar-benar kurang ajar bin kelewatan. Hobinya mengintip perempuan mandi dan direkam. Wah. Biksu Buddha Kamboja itu akhirnya dibui setelah kedapatan secara rahasia merekam ratusan perempuan bugil sedang mandi bareng dengan air suci di sebuah kuil.

    Net Kai, 37 tahun--biksu itu--dijatuhi hukuman satu tahun penjara karena memproduksi dan mendistribusikan pornografi setelah tuduhan bahwa dia merekam lebih dari 600 perempuan yang tengah menuangkan air suci di tubuh mereka di kamar mandi sebuah pagoda.

    Hakim Kim Dany, Sabtu lalu, menyebutkan bahwa keputusan hukuman penjara terhadap mantan biarawan itu yang dijatuhkan pada Jumat pekan lalu berkaitan dengan seorang korban berusia 23 tahun yang didekati polisi dan mengatakan banyak orang telah berbagi klip video para perempuan di telepon seluler mereka. Tiga perempuan lain belakangan juga mengajukan tuntutan ke pengadilan.

    Net Khai juga didenda sebesar 2 juta riel (sekitar Sin$ 631) dan pengadilan memerintahkan dia membayar kompensasi sebesar US$ 10 ribu kepada para korban. "Dia masih menghadapi tuduhan serupa terhadapnya dari tiga perempuan korban lainnya," ujar Kim. Net Khai ditangkap pada Juni lalu di pagodanya di ibu kota Kamboja dan telah kehilangan status kedudukan keagamaannya.

    The Straits Times | dwi a

     






     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.