Sabtu, 18 Agustus 2018

Hun Sen Ancam Perang Saudara Jika Partainya Kalah Pemilu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Kamboja Hun Sen. ANTARA FOTO/(Dokumentasi JK)

    Perdana Menteri Kamboja Hun Sen. ANTARA FOTO/(Dokumentasi JK)

    TEMPO.CO, Phnom Penh -Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen mengancam, perang saudara akan terjadi jika partai politik yang mengusung dirinya, CPP atau Partai Rakyat Kamboja tidak menang pemilu mendatang.

    Hun Sen, mantan gerilyawan Khmer Merah tersebut menyampaikan masalah perang saudara itu  dalam sebuah pidato kepada 3.000 tentara pada Hari Veteran pada Rabu, 10 Mei 2017.

    Baca juga: Tak Sengaja Ancam PM Kamboja, Pria Ini Dihukum 2 Tahun Bui  

    Hun Sen yang baru saja kembali dari Singapura untuk berobat itu menyatakan bahwa prestasi Partai Rakyat Kamboja atau CPP harus dipertahankan dan memenangkan setiap pemilihan.

    "Jangan biarkan situasi 2013 terjadi lagi, baik sebelum pemilihan dan setelah pemilihan," kata  Hun Sen, seperti dikutip Asia Correspondent pada 11 Mei 2017.

    Pada tahun 2013, sejumlah pendukung oposisi Nasional Kamboja, CNRP dibunuh setelah dituding melakukan kecurangan pemilu dalam pemilihan nasional.

    Baca juga: Global Witness Ungkap Skandal Korupsi PM Kamboja Hun Sen

    "Ingat di tahun 2017 dan 2018, jika kelompok Anda melakukan aktivitas semacam itu lagi, angkatan bersenjata akan segera menindak. Jika perang terjadi, biarlah, "kata Hun Sen.

    Ketegangan politik meningkat di Kamboja dalam beberapa bulan terakhir, setelah pihak oposisi mencoba untuk menentang Hun Sen. Oposisi menuduhnya melakukan manuver yang tidak adil untuk mempertahankan kekuasaan dalam pemilihan lokal pada  Juni dan pemilu tahun depan. Hun Sen merupakan pemimpin dengan masa  kekuasaan terpanjang di dunia.

    ASIA CORRESPONDENT|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika Liku Crazy Rich Asians

    Film komedi romantis Crazy Rich Asians menarik banyak perhatian karena bersubjek keluarga-keluarga superkaya Asia Tenggara. Berikut faktanya.