Untuk Biaya Rekonstruksi, Haiti Butuh Rp 104,54 Triliun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wanita berdiri di tenda-tenda darurat yang didirikan untuk korban gempa yang kehilangan rumah di Port-au-Prince, Haiti (6/2). Setengah juta orang mengungsi akibat gempa. AP/Ramon Espinosa

    Seorang wanita berdiri di tenda-tenda darurat yang didirikan untuk korban gempa yang kehilangan rumah di Port-au-Prince, Haiti (6/2). Setengah juta orang mengungsi akibat gempa. AP/Ramon Espinosa

    TEMPO Interaktif, Haiti membutuhkan biaya US$11.5 billion atau sekitar Rp 104, 54 triliun untuk membangun kembali negeri yang porak poranda akibat gempa bumi, 12 Jauari lalu. Dana tersebut diperlukan untuk merekonstruksi secara keseluruhan di negeri miskin itu, jelas pejabat setempat.

    Rencananya, lembaga-lembaga bantuan internasional akan menyampaikan kebutuhan dana tersebut kepada negara-negara donor yang akan menyelenggarakan konferensi di Haiti akhir bulan ini.

    Pemerintah memperkirakan lebih dari 220 ribu orang telah tewas dan menderita kerugian US$8 billion atau sekitar Rp 72,72 triliun disebabkan hantaman bencana. "Masih dalam proses. Ini bukan dokumen final," ujar Menteri Pariwisata Haiti Patrick Delatour. Sementara itu biaya keseluruhan untuk rekosntruksi bisa mencapai US$14 billion atau Rp 127,27 triliun.

    Rencana rekonstruksi yang dikenal dengan "Awal Penilaian Kerusakan dan Kebutuhan (PDNA) akan dibicarakan dalam sebuah konferensi besar tentang Haiti di New York, 31 Maret. Pembangunan jangka pendek diprioritaskan kepada penyediaan tempat tinggal bagi orang-orang yang kehilangan rumah karena musim hujan April sudah mulai turun dan musim badai pada Juni mendatang.

    Saat ini, sekitar 218 ribu warga yang selamat hidup dalam tenda-tenda sementara di ibu kota Port-au-Prince, rentan terhadap serangan bajir dam tanah longsor.

     BBC | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.