Palang Merah Dituding Gelapkan Dana Korban Gempa Haiti  

Reporter

Anak-anak bermain di dekat tempat pengungsian, yang dibangun di atas pemukiman yang hancur akibat gempa di Port-au-Prince, Haiti (24/3). AP/Ramon Espinosa

TEMPO.CO, Haiti - Palang Merah Internasional dituduh menggelapkan jutaan dolar hasil pengumpulan dana untuk korban gempa bumi Haiti yang terjadi 2010. Tuduhan ini berdasarkan laporan kantor berita Pro Republica dan NPR.

Laporan investigasi itu mengungkapkan Palang Merah Internasional hanya membangun enam unit rumah untuk korban gempa setelah mengumpulkan US$ 500 juta (Rp 6,5 triliun) yang harusnya diserahkan bagi usaha pengembangan Haiti.

Organisasi kemanusiaan internasional ini sebelumnya mengumumkan mereka telah menyediakan rumah bagi lebih 130 ribu korban gempa Haiti.

Seperti yang dilansir Al-Jazeera pada 5 Juni 2015, Pro Republica dan NPR menuduh sejumlah besar hasil sumbangan digunakan untuk melunasi utang Palang Merah Internasional berjumlah US$ 100 juta dolar AS (Rp 1,3 triliun).

"Palang Merah menggembar-gemborkan usaha mereka dengan mengatakan telah membantu lebih dari 4,5 juta penduduk Haiti yang terkena bencana tersebut," tulis laporan tersebut.

Mereka menuduh, organisasi itu juga berjanji membangun ratusan rumah baru di wilayah Campeche. Namun, hingga kini warga masih tinggal di pondok kecil.

"Apa pun, sangat jelas terjadinya penyimpangan dan tidak ada transparansi dalam mengelola hasil pengumpulan dana yang mencapai jutaan dolar," menurut laporan tersebut.

Laporan yang dikeluarkan pada Rabu tersebut juga mengatakan bahwa gaji para pekerja Palang Merah naik secara tidak wajar sehingga mereka keliru mengatur keuangan yang menyebabkan berutang.

Menurut laporan yang dikeluarkan Departemen Dalam Negeri Haiti, gempa bumi yang terjadi 12 Januari 2010 mengakibatkan 111 ribu orang tewas dan sekitar 500 ribu jiwa kehilangan tempat tinggal.

AL-JAZEERA | YON DEMA






Tewaskan Ratusan Orang di Haiti, Badai Matthews Menuju AS  

7 Oktober 2016

Tewaskan Ratusan Orang di Haiti, Badai Matthews Menuju AS  

Selain merenggut korban jiwa, Badai Matthews meninggalkan kehancuran yang parah.


PBB Akui Sebarkan Kolera di Haiti yang Tewaskan 9.200 Orang

19 Agustus 2016

PBB Akui Sebarkan Kolera di Haiti yang Tewaskan 9.200 Orang

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengakui PBB sebagai penyebar wabah kolera di Haiti yang menewaskan sedikitnya 9.200 orang pada Oktober 2010.


Penjara Haiti Diserang, 100 Napi Berhasil Kabur  

11 Agustus 2014

Penjara Haiti Diserang, 100 Napi Berhasil Kabur  

Di antara mereka yang melarikan diri ialah Clifford Brandt, seorang anggota keluarga kaya di Haiti yang menghadapi tuduhan penculikan.


Kapal Imigran Gelap Haiti Terbalik, 17 Tewas  

26 Desember 2013

Kapal Imigran Gelap Haiti Terbalik, 17 Tewas  

Sejumlah warga Haiti telah mencoba untuk melarikan diri dari kemiskinan yang melanda negara mereka.


PBB Tolak Gugatan Kompensasi Haiti

22 Februari 2013

PBB Tolak Gugatan Kompensasi Haiti

PBB menolak bertanggung jawab atas epidemi kolera yang menewaskan 8.000 warga Haiti pada 2010.


Adik Ipar SBY Tilik Prajurit TNI di Haiti

17 November 2012

Adik Ipar SBY Tilik Prajurit TNI di Haiti

Letnan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin dan Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo berpesan kepada prajurit TNI yang bertugas di Haiti.


Badai Sandy Terbesar Bukan di New York, Tapi Haiti

1 November 2012

Badai Sandy Terbesar Bukan di New York, Tapi Haiti

Menurut kantor berita Associated Press, angka kematian terus bertambah, sementara jumlah kerugian belum bisa dihitung.


Pendukung Aristide Turun ke Jalan di Haiti

1 Maret 2012

Pendukung Aristide Turun ke Jalan di Haiti

Mereka mengancam menjungkalkan pemerintah.


4 Bulan Menjabat, PM Haiti Mengundurkan Diri

25 Februari 2012

4 Bulan Menjabat, PM Haiti Mengundurkan Diri

Baru empat bulan menjabat, Garry Conille mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Perdana Menteri Haiti.


Penyanyi Martelly Jadi Presiden Haiti, Kalahkan Ibu Negara  

5 April 2011

Penyanyi Martelly Jadi Presiden Haiti, Kalahkan Ibu Negara  

Disukai generasi muda Haiti.