TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 dunia pada Rabu, 11 September 2024, diurutan pertama berita tentang Palestina yang pertama kali duduk dikalangan anggota Majelis Umum PBB. Mayoritas anggota Majelis Umum menegaskan Palestina berhak menjadi anggota penuh, sebuah langkah yang telah dihalangi oleh Amerika Serikat.
Di urutan kedua top 3 dunia, jaksa penuntut di Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menyelidiki laporan kematian pemimpin militer Hamas, Mohammed Deif, dan akan mencabut kasusnya jika mereka dapat mengkonfirmasikannya. Israel mengatakan bahwa Deif tewas dalam serangan udara Israel di kota selatan Gaza, Khan Younis, pada 13 Juli. Hamas tidak mengkonfirmasi maupun membantahnya.
Berikut top 3 dunia selengkapnya:
1. Pertama Kali, Palestina Duduk di Antara Negara Anggota dalam Sidang Majelis Umum PBB
Palestina duduk di antara negara-negara anggota Majelis Umum PBB dalam sidang pada Selasa, sebuah hak baru yang diberikan kepada delegasi tersebut meskipun bukan anggota penuh PBB.
Pada Mei, mayoritas anggota Majelis Umum menegaskan bahwa Palestina berhak menjadi anggota penuh, sebuah langkah yang telah dihalangi oleh Amerika Serikat. Majelis Umum PBB memberikan delegasi Palestina hak-hak baru tertentu dalam sebuah resolusi, namun tetap mengecualikan delegasi tersebut untuk dapat memilih atau menjadi anggota Dewan Keamanan.
Dimulai dengan sidang Majelis Umum ke-79 yang dimulai Selasa, Palestina dapat mengajukan proposal dan amendemen, dan duduk di antara negara-negara anggota.
Utusan Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, mengambil tempat pada Selasa sore di meja bertanda “Negara Palestina” antara Sri Lanka dan Sudan. “Ini bukan sekedar masalah prosedural. Ini momen bersejarah bagi kami,” kata Duta Besar Mesir Osama Mahmoud Abdelkhalek Mahmoud.
Baca selengkapnya di sini
2.Jaksa ICC Berusaha Memastikan Kematian Komandan Al Qassam, Mohammed Deif
Jaksa penuntut di Mahkamah Pidana Internasional (ICC) sedang menyelidiki laporan kematian pemimpin militer Hamas, Mohammed Deif, dan akan mencabut kasusnya jika mereka dapat mengkonfirmasikannya, demikian pengajuan hukum yang diumumkan Selasa, 10 September 2024.
Komandan Brigade Al Qassam, Deif, 58 tahun, diyakini sebagai salah satu dalang serangan 7 Oktober 2023 di Israel selatan yang memicu perang Gaza, dan sejak saat itu mengarahkan operasi militer Hamas melawan pasukan Israel di daerah kantung Palestina tersebut.
"Pihak penuntut akan mencabut permohonan (surat perintah penangkapan) terhadap Deif jika ada informasi yang cukup dan dapat dipercaya yang mengonfirmasi kematiannya," kata dokumen hukum yang diajukan pada 2 Agustus namun baru diumumkan pada Selasa.
Jumat lalu, ICC mengumumkan bahwa mereka telah menghentikan proses hukum terhadap pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, yang dibunuh di Iran pada 31 Juli.
Baca selengkapnya di sini
3. Kunjungan Paus Fransiskus Habiskan Rp 185 M, Timor Leste Panen Kritik
Timor Leste mengucurkan dana dalam jumlah besar untuk menyambut kunjungan Paus Fransiskus. Sebagai salah satu negara termiskin di dunia, kunjungan Paus Fransiskus itu menghabiskan biaya hingga $12 juta atau setara Rp 185 miliar.
Besarnya dana yang mengucur itu memicu kecaman dari para aktivis dan organisasi hak asasi manusia. Dana itu dinilai terlalu besar untuk sebuah negara yang hampir separuh penduduknya hidup dalam kemiskinan
Biaya untuk kunjungan dua hari yang dimulai hari Senin telah disetujui oleh pemerintah melalui Dewan Menteri pada bulan Februari. Dana itu termasuk US$ 1 juta untuk membangun altar untuk Misa kepausan.
Menurut Program Pembangunan PBB, sekitar 42 persen dari 1,3 juta penduduk Timor Leste hidup di bawah garis kemiskinan. Pengangguran tinggi, kesempatan kerja di sektor formal umumnya terbatas dan sebagian besar penduduknya adalah petani subsisten tanpa penghasilan tetap.
Baca selengkapnya di sini