Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Survei: Mayoritas Pemilih Lebih Suka Benny Gantz Jadi Perdana Menteri Israel

Editor

Ida Rosdalina

image-gnews
Pemimpin partai Biru dan Putih, Benny Gantz terlihat saat ia tiba untuk memberikan suara dalam pemilihan parlemen Israel di sebuah tempat pemungutan suara di Rosh Ha'ayin, Israel 17 September 2019. [REUTERS / Ronen Zvulun]
Pemimpin partai Biru dan Putih, Benny Gantz terlihat saat ia tiba untuk memberikan suara dalam pemilihan parlemen Israel di sebuah tempat pemungutan suara di Rosh Ha'ayin, Israel 17 September 2019. [REUTERS / Ronen Zvulun]
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Partai sayap kanan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Likud, telah memperkecil jarak di belakang partai sentris pimpinan mantan menteri Benny Gantz, yang keluar dari pemerintahan persatuan pada hari Minggu (13/6), demikian hasil dua jajak pendapat pada hari Jumat (14/6).

Jajak pendapat untuk harian sayap kiri Ma'ariv dan surat kabar sayap kanan Israel Hayom, menunjukkan Partai Likud memenangkan 21 kursi di belakang Partai Persatuan Nasional pada 24 kursi. Jajak pendapat Ma'ariv minggu lalu menunjukkan partai Gantz meraih 27 kursi, sementara pada awal tahun, jajak pendapat secara teratur berada di angka 30-an.

Jajak pendapat Ma'ariv menunjukkan koalisi yang berkuasa saat ini memenangkan 52 kursi di Knesset yang memiliki 120 kursi, melawan 58 kursi untuk partai-partai oposisi utama, dengan keseimbangan 10 kursi yang dipegang oleh United Arab List dan aliansi sayap kiri Hadash-Ta'al.

Jajak pendapat Israel Hayom menempatkan koalisi ini pada 50 kursi melawan 61 kursi untuk partai-partai oposisi dan 9 kursi untuk UAL dan Hadash-Ta'al.

Kedua jajak pendapat tersebut menunjukkan bahwa mayoritas pemilih lebih memilih Gantz sebagai perdana menteri dalam pilihan head-to-head dengan Netanyahu. Namun jajak pendapat Israel Hayom menunjukkan bahwa jika mantan perdana menteri Naftali Bennett bergabung dengan Avigdor Liberman dan Gideon Saar, dua politisi kanan tengah dari luar kubu Likud, aliansi mereka dapat mengalahkan Likud dan Partai Persatuan Nasional pimpinan Gantz.

Gantz, mantan jenderal angkatan darat dan menteri pertahanan pada pemerintahan sebelumnya, bergabung dengan koalisi Netanyahu tahun lalu sebagai bentuk persatuan nasional setelah serangan dahsyat oleh Hamas pada 7 Oktober lalu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun ia berulang kali berselisih dengan para menteri lain dan baru-baru ini memutuskan keluar dari pemerintahan. Ia menuntut Netanyahu untuk mengartikulasikan rencana strategis yang jelas untuk perang di Gaza, yang kini telah memasuki bulan kesembilan.

Netanyahu, yang secara luas disalahkan atas kegagalan keamanan yang memungkinkan terjadinya serangan 7 Oktober, telah menolak untuk mengadakan pemilihan umum dini dan biasanya tidak akan menghadapi para pemilih hingga tahun 2026 jika koalisinya dengan partai-partai pro-pemukim agama dan sayap kanan bertahan.

REUTERS

Pilihan Editor: Otoritas Palestina Siap Kendalikan Pos Pemeriksaan Rafah di Gaza

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Netanyahu: Israel Tetap Sekutu AS Siapa Pun Presidennya

3 jam lalu

Presiden AS Joe Biden telah menunjukkan dukungan yang teguh terhadap keamanan Israel selama lebih dari setengah abad dalam kehidupan publik. Dalam foto ini, Biden menghadiri pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, saat ia mengunjungi Israel di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, di Tel Aviv, Israel, 18 Oktober 2023. REUTERS/Evelyn Hockstein
Netanyahu: Israel Tetap Sekutu AS Siapa Pun Presidennya

Netanyahu menyatakan Israel dan AS tetap merupakan sekutu tak peduli siapa pun presiden yang terpilih nanti.


Erdogan Marah Besar Usai Dituding Israel Sediakan Senjata untuk Hamas

8 jam lalu

Presiden Turki Tayyip Erdogan berbicara saat konferensi pers dengan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis (tidak terlihat) di Istana Kepresidenan di Ankara, Turki, 13 Mei 2024. REUTERS/Umit Bektas
Erdogan Marah Besar Usai Dituding Israel Sediakan Senjata untuk Hamas

Erdogan meradang usai disebut Israel mendanai Hamas dalam perang di Gaza.


ICJ: Pendudukan Israel di Palestina Pelanggaran Hukum Internasional dan Harus Dihentikan!

2 hari lalu

Seorang pria mengibarkan bendera Palestina ketika orang-orang melakukan protes pada hari sidang publik yang diadakan oleh Mahkamah Internasional (ICJ) untuk memungkinkan para pihak memberikan pandangan mereka mengenai konsekuensi hukum pendudukan Israel di wilayah Palestina sebelum akhirnya mengeluarkan keputusan yang tidak mengikat. pendapat hukum, di Den Haag, Belanda, 21 Februari 2024. REUTERS/Piroschka van de Wouw
ICJ: Pendudukan Israel di Palestina Pelanggaran Hukum Internasional dan Harus Dihentikan!

Mahkamah Internasional (ICJ) menegaskan Israel harus menghentikan semua aktivitas permukiman baru dan mengevakuasi pemukim dari wilayah Palestina.


Netanyahu Tolak Rumah Sakit Darurat untuk Anak-anak Gaza di Israel

3 hari lalu

Seorang anak Palestina menangis saat dirawat di koridor rumah sakit Nasser, di Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, 8 Juli 2024. REUTERS/Mohammed Salem
Netanyahu Tolak Rumah Sakit Darurat untuk Anak-anak Gaza di Israel

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak kehadiran rumah sakit darurat di Israel untuk merawat anak-anak Palestina yang terluka dari Gaza


Israel Memutuskan Menolak Negara Palestina, Bagaimana Asal-usul 'Solusi Dua Negara'?

3 hari lalu

Bendera Palestina berkibar di samping bendera PBB untuk pertama kali di markas besar PBB di Manhattan, New York, 1 Oktober 2015. REUTERS/Andrew Kelly
Israel Memutuskan Menolak Negara Palestina, Bagaimana Asal-usul 'Solusi Dua Negara'?

Knesset telah resmi menolak Negara Palestina, masih adakah harapan untuk masa depan 'Solusi Dua Negara'?


Menteri Israel: Smotrich dan Ben-Gvir Jadi Beban Pemerintah, Seharusnya Dipecat

3 hari lalu

Itamar Ben-Gvir dan Bezalel Smotrich. REUTERS/Ronen Zvulun / REUTERS/Ammar Awad
Menteri Israel: Smotrich dan Ben-Gvir Jadi Beban Pemerintah, Seharusnya Dipecat

Seorang Menteri Israel menyatakan Bezalel Smotrich dan Ben-Gvir telah menjadi beban pemerintah dengan pernyataan-pernyataan kontroversial mereka.


Knesset Israel Tolak Solusi Dua Negara, Ini Reaksi Palestina

3 hari lalu

Mustafa Barghouti. cjpme.org
Knesset Israel Tolak Solusi Dua Negara, Ini Reaksi Palestina

Resolusi yang disahkan Knesset mengatakan bahwa pembentukan negara Palestina akan menimbulkan 'bahaya eksistensial' bagi Israel.


Parlemen Israel Resmi Tolak Negara Palestina

4 hari lalu

Pemimpin oposisi Israel Yair Lapid menyampaikan pernyataan di Knesset, parlemen Israel, pada hari komite konstitusi Israel akan mulai melakukan pemungutan suara mengenai perubahan yang akan memberikan politisi lebih banyak kekuasaan dalam memilih hakim sambil membatasi kekuasaan Mahkamah Agung untuk membatalkan undang-undang, di Yerusalem, 13 Februari 2023. REUTERS/Amir Cohen
Parlemen Israel Resmi Tolak Negara Palestina

Anggota parlemen Israel menolak pembentukan negara Palestina dalam keadaan apa pun.


Jelang Pidato Netanyahu di Kongres AS, Menteri Ekstremis Israel Ben Gvir Kembali Serbu Masjid Al Aqsa

4 hari lalu

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir (kiri), melakukan kunjungan singkat ke kompleks masjid Al-Aqsa di Yerusalem pada Selasa, 3 Januari 2023. Kunjungan 15 menit Ben Gvir ke kompleks Al Aqsa mendapatkan kecaman dari warga Palestina dan negara lainnya, seperti Yordania, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, termasuk Amerika Serikat dan Jerman yang juga khawatir dengan aksi Ben-Gvir. Twitter/Itamarbengvir
Jelang Pidato Netanyahu di Kongres AS, Menteri Ekstremis Israel Ben Gvir Kembali Serbu Masjid Al Aqsa

Menteri ekstremis sayap kanan Israel Itamar Ben-Gvir menyerbu kompleks Masjid al Aqsa di puncak bukit Yerusalem ditemani oleh polisi Israel


Mengapa Israel Terus Menyerang Gaza Ketika Perundingan Gencatan Senjata Berlangsung?

4 hari lalu

Suasana kamp tenda di daerah Al-Mawasi yang hancur pasca serangan Israel di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza 13 Juli 2024. REUTERS/Hatem Khaled
Mengapa Israel Terus Menyerang Gaza Ketika Perundingan Gencatan Senjata Berlangsung?

Israel memiliki sejarah dalam menggunakan taktik ini untuk memberikan tekanan kepada lawan-lawannya dan bertindak tanpa hukuman.