Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Komisi Penyelidikan PBB Sebut Israel Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan di Gaza

Reporter

Editor

Ida Rosdalina

image-gnews
Seorang pria mengevakuasi pasien rumah sakit Kamal Adwan menyusul serangan Israel, di tengah konflik antara Israel dan Hamas, di Beit Lahia di Jalur Gaza utara, 21 Mei 2024. REUTERS/Osama Abu Rabee
Seorang pria mengevakuasi pasien rumah sakit Kamal Adwan menyusul serangan Israel, di tengah konflik antara Israel dan Hamas, di Beit Lahia di Jalur Gaza utara, 21 Mei 2024. REUTERS/Osama Abu Rabee
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi penyelidikan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap Wilayah Pendudukan Palestina menyimpulkan bahwa pemerintah Israel dan Hamas sama-sama bertanggung jawab atas kejahatan perang selama pertempuran di Gaza yang dimulai pada Oktober 2023. 

Meski demikian, laporan komisi tersebut menemukan hanya Israel yang melakukan pelanggaran paling serius menurut hukum internasional, yakni kejahatan terhadap kemanusiaan.

Hal tersebut disampaikan oleh komisi dalam dialog interaktif bersama Dewan Hak Asasi Manusia PBB beserta perwakilan dari Israel dan Palestina pada Rabu, 19 Juni 2024. Ketua komisi, Navi Pillay, mengatakan mereka telah melakukan dua penyelidikan secara paralel sejak 7 Oktober 2023, yaitu terhadap serangan Hamas dan kelompok bersenjata Palestina lainnya di Israel pada 7 – 8 Oktober, dan terhadap operasi militer Israel di Gaza antara 7 Oktober – 31 Desember.

Sehubungan dengan serangan Israel di Gaza, komisi menyimpulkan bahwa Israel bertanggung jawab atas kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan serta pelanggaran hukum humaniter dan HAM internasional. Sementara perihal serbuan di Israel, komisi menyimpulkan Hamas dan kelompok-kelompok bersenjata Palestina lainnya bertanggung jawab atas kejahatan perang.

Komisi tersebut mengatakan kedua belah pihak bertanggung jawab atas kekerasan seksual. Mereka menemukan adanya tindak kekerasan seksual dan berbasis gender oleh pasukan Israel untuk mempermalukan komunitas Palestina, dan pola kekerasan seksual khususnya terhadap perempuan Israel oleh pelaku asal Palestina.

Pillay mengatakan skala kerugian warga sipil Palestina dalam konflik ini sama dengan “pemusnahan”, dan bahwa para pelaku pelanggaran harus dimintai pertanggungjawaban.

“Kami menemukan bahwa banyaknya korban warga sipil di Gaza dan kerusakan luas terhadap obyek-obyek dan infrastruktur sipil adalah hasil yang tak terelakkan dari strategi yang disengaja untuk menimbulkan kerusakan maksimal,” kata mantan petinggi HAM PBB dan hakim asal Afrika Selatan tersebut.

Secara terpisah, kantor HAM PBB (OHCHR) mengatakan pada hari yang sama bahwa pasukan Israel mungkin telah berulang kali melanggar hukum perang dan gagal membedakan antara warga sipil dan pejuang di Gaza.

Dalam laporan mengenai enam serangan Israel yang mematikan, OHCHR mengatakan pasukan Israel “mungkin secara sistematis melanggar prinsip pembedaan, proporsionalitas, dan kewaspadaan dalam melakukan serangan”.

“Persyaratan untuk memilih cara dan metode peperangan yang menghindari atau setidaknya meminimalkan kerugian sipil tampaknya terus-menerus dilanggar dalam kampanye pengeboman Israel,” kata Komisioner Tinggi HAM PBB Volker Turk.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Misi permanen Israel untuk PBB di Jenewa menyebut OHCHR “cacat secara faktual, hukum, dan metodologis”. “Karena OHCHR hanya mempunyai gambaran faktual yang parsial, setiap upaya untuk mencapai kesimpulan hukum pada dasarnya cacat,” kata misi tersebut.

Laporan OHCHR merinci enam insiden yang terjadi antara 7 Oktober dan 2 Desember, yang memungkinkan mereka menilai jenis senjata, cara dan metode yang digunakan Israel dalam serangan-serangan tersebut.

“Kami merasa penting untuk mempublikasikan laporan ini sekarang, terutama karena kasus beberapa serangan ini sudah delapan bulan berlalu, dan kami belum melihat adanya investigasi yang kredibel dan transparan,” kata juru bicara OHCHR Ravina Shamdasani.

Dia menambahkan bahwa jika tidak ada investigasi yang transparan, maka diperlukan tindakan internasional dalam hal ini.

Pillay juga turut mengecam metode serangan militer Israel di Gaza, dengan mengatakan bahwa penggunaan senjata berat di wilayah padat penduduk termasuk serangan yang “disengaja dan langsung terhadap penduduk sipil”.

Chris Sidoti, anggota komisi penyelidikan PBB yang dikepalai Pillay, mengatakan kepada wartawan bahwa temuan mereka – yang dibagikan kepada Mahkamah Pidana Internasional (ICC) – menunjukkan bahwa Israel adalah “salah satu tentara paling kriminal di dunia”.

Sidoti mengatakan penyelidikan tersebut, yang bertujuan untuk menyelidiki perlakuan terhadap sandera serta ribuan tahanan Palestina di penjara-penjara Israel, sejauh ini dihalangi oleh Israel.
“Bukannya ada kerja sama, yang kami temui justru hambatan,” ujarnya.

REUTERS: Israel Bunuh Puluhan Warga Palestina di Berbagai Wilayah Gaza, Beberapa Sedang Antre Bantuan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Serangan Israel Tewaskan 71 Warga Gaza, Hamas Bantah Komandannya di Lokasi Pembantaian

3 jam lalu

Serangan Israel Tewaskan 71 Warga Gaza, Hamas Bantah Komandannya di Lokasi Pembantaian

Klaim media Israel 'dilakukan untuk menutupi skala pembantaian mengerikan yang dilakukan tentara pendudukan,' kata Hamas


Top 3 Dunia: Kronologi Israel Curi Tanah Palestina Hingga Netanyahu Negosiasi Hamas

5 jam lalu

Orang-orang membawa jenazah seorang warga Palestina, saat pemakaman empat warga Palestina yang tewas dalam serangan udara Israel, di kamp Nour Shams, di Tulkarm, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 3 Juli 2024. REUTERS/Raneen Sawafta
Top 3 Dunia: Kronologi Israel Curi Tanah Palestina Hingga Netanyahu Negosiasi Hamas

Berita Top 3 Dunia pada Sabtu 13 Juli 2024 diawali oleh kronologi Israel mencuri tanah Palestina selama semester pertama 2024.


Oposisi: Israel Lenyap pada 2026 jika Netanyahu Masih Berkuasa

6 jam lalu

Avigdor Lieberman. REUTERS/Baz Ratner
Oposisi: Israel Lenyap pada 2026 jika Netanyahu Masih Berkuasa

Pemimpin partai Yisrael Beiteinu, Avigdor Lieberman, mengatakan bahwa turunnya Netanyahu akan menjadi hadiah bagi warga Israel.


Houthi Terus Serang Kapal Dagang, Kapal Induk Nuklir Amerika Serikat Tiba

14 jam lalu

Kapal induk Amerika Serikat USS Theodore Roosevelt beroperasi di Laut Merah dan sekitarnya. US Central Command photo.
Houthi Terus Serang Kapal Dagang, Kapal Induk Nuklir Amerika Serikat Tiba

Kapal induk bertenaga nuklir Amerika Serikat USS Theodore Roosevelt tiba di Laut Merah untuk menghadapi milisi Houthi di Yaman.


ICJ akan Keluarkan Opini Hukum Terkait Pendudukan Israel di Palestina

15 jam lalu

Seorang pria mengibarkan bendera Palestina ketika orang-orang melakukan protes pada hari sidang publik yang diadakan oleh Mahkamah Internasional (ICJ) untuk memungkinkan para pihak memberikan pandangan mereka mengenai konsekuensi hukum pendudukan Israel di wilayah Palestina sebelum akhirnya mengeluarkan keputusan yang tidak mengikat. pendapat hukum, di Den Haag, Belanda, 21 Februari 2024. REUTERS/Piroschka van de Wouw
ICJ akan Keluarkan Opini Hukum Terkait Pendudukan Israel di Palestina

Mahkamah Internasional (ICJ) mengatakan akan mengeluarkan opini hukum terkait tindakan Israel di wilayah pendudukan Palestina


Serangan Israel Targetkan Panglima Militer Hamas di Gaza, Tewaskan 50 Warga Palestina

17 jam lalu

Ekspresi wanita pasca serangan Israel di daerah Al-Mawasi di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza 13 Juli 2024. REUTERS/Hatem Khaled
Serangan Israel Targetkan Panglima Militer Hamas di Gaza, Tewaskan 50 Warga Palestina

Radio Angkatan Darat mengatakan tidak jelas apakah panglima militer Hamas di Gaza, Mohammed Deif, terbunuh dalam serangan di zona aman itu


Serangan Udara Israel di Area Zona Aman Gaza Tewaskan Lebih dari 50 Orang

17 jam lalu

Sejumlah pria membawa pengungsi  yang terluka pasca serangan Israel di daerah Al-Mawasi di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza 13 Juli 2024. REUTERS/Hatem Khalederah A
Serangan Udara Israel di Area Zona Aman Gaza Tewaskan Lebih dari 50 Orang

Lebih dari 50 orang tewas dan sekitar 90 lainnya terluka akibat serangan udara Israel di zona aman daerah al-Mawasi, di barat Khan Younis, Gaza


UNRWA Laporkan Penganiayaan Staf yang Ditahan Israel

18 jam lalu

Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini. REUTERS/Mohamed Azakir
UNRWA Laporkan Penganiayaan Staf yang Ditahan Israel

Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) pada Jumat mengatakan stafnya dari Jalur Gaza yang ditahan oleh tentara Israel mengalami penganiayaan


AS adalah Penyedia Bantuan Militer Terbesar di Dunia, Ini Faktanya

20 jam lalu

Aktivitas bongkar muat Bradley Fighting Vehicles yang dikirim menuju Ukraina menggunakan pengangkut ARC Integrity di Transportation Core Dock di North Charleston, Carolina Selatan, 25 Januari 2023. Lebih dari 60 Bradley dikirim oleh AS sebagai bagian dari paket bantuan militer AS ke Ukraina. U.S. Transportation Command/Oz Suguitan/Handout via REUTERS
AS adalah Penyedia Bantuan Militer Terbesar di Dunia, Ini Faktanya

Tahun ini, AS mengucurkan banyak dana untuk memberi bantuan militer kepada para sekutu utamanya, yaitu Israel dan Ukraina.


Kronologi Israel Mencuri Tanah Palestina

22 jam lalu

Pemukiman Yahudi yang dibangun pemerintah Israel di wilayah ilegal di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Kronologi Israel Mencuri Tanah Palestina

Tahun ini, Israel telah merampas lebih banyak tanah secara ilegal dibandingkan dengan gabungan selama 20 tahun terakhir.