Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kaledonia Baru, Apa yang Diharapkan Warga Lokal dari Presiden Macron?

Editor

Ida Rosdalina

image-gnews
Sebuah bangunan yang rusak terlihat saat perusuh memprotes rencana untuk mengizinkan lebih banyak orang mengambil bagian dalam pemilihan lokal di wilayah yang dikuasai Prancis, yang ditolak oleh pengunjuk rasa adat Kanak, di Noumea, Kaledonia Baru, 15 Mei 2024. Lilou Garrido Navarro Kherachi/via REUTERS
Sebuah bangunan yang rusak terlihat saat perusuh memprotes rencana untuk mengizinkan lebih banyak orang mengambil bagian dalam pemilihan lokal di wilayah yang dikuasai Prancis, yang ditolak oleh pengunjuk rasa adat Kanak, di Noumea, Kaledonia Baru, 15 Mei 2024. Lilou Garrido Navarro Kherachi/via REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Emmanuel Macron terbang ke Kaledonia Baru dalam upaya untuk meredakan ketegangan di wilayah seberang lautan Prancis tersebut setelah reformasi pemilu yang diperdebatkan memicu kerusuhan terburuk di sana dalam empat dekade terakhir.

Lebih dari seminggu setelah kerusuhan sipil pertama kali meletus, Kaledonia Baru masih dilanda oleh jalan-jalan yang dibarikade, gedung-gedung yang dibakar, dan bisnis-bisnis yang dijarah. Sebuah serangan siber yang berlangsung singkat berusaha untuk menggulingkan internetnya, sementara sejumlah turis telah diterbangkan keluar.

Enam orang tewas dalam kerusuhan tersebut, dan hampir 300 orang ditangkap setelah Paris mengirimkan 1.000 polisi.

Protes ini merupakan titik api terbaru dalam pertikaian selama beberapa dekade mengenai peran Prancis di pulau ini.

Di manakah Kaledonia Baru?

Terletak di perairan hangat Pasifik barat daya, sekitar 1.500 km (930 mil) di sebelah timur Australia, Kaledonia Baru merupakan rumah bagi 270.000 orang, termasuk 41% orang Melanesia Kanaka dan 24% orang Eropa, sebagian besar orang Prancis. Menurut situs Kementerian Luar Negeri, ada sekitar 4000 orang Jawa yang tinggal di sana. Sebagian masih berbahasa Jawa.

Kepulauan ini diberi nama oleh penjelajah Inggris Kapten James Cook pada 1774. Negara ini dianeksasi oleh Prancis pada 1853 dan digunakan sebagai koloni penjara hingga sesaat sebelum pergantian abad ke-20.

Mengapa wilayah ini penting?

Kaledonia Baru, salah satu dari lima wilayah kepulauan yang membentang di Indo-Pasifik yang dipegang oleh Prancis, merupakan pusat dari rencana Macron untuk mempertahankan pijakan Prancis yang kuat di Pasifik.

Kaledonia Baru, produsen nikel terbesar ketiga di dunia, terletak di jantung wilayah maritim yang kompleks secara geopolitik, di mana Cina dan Amerika Serikat saling berebut kekuasaan dan pengaruh dalam hal keamanan dan perdagangan.

Bagaimana Sejarahnya dengan Prancis?

Setelah penjajahan Prancis pada abad ke-19, Kaledonia Baru secara resmi menjadi wilayah seberang lautan Prancis pada 1946. Ketegangan meningkat pada 1970-an setelah booming nikel yang menarik orang luar, yang mengarah ke berbagai konflik antara Paris dan gerakan kemerdekaan Kanaka.

Perjanjian Nouméa tahun 1998 membantu meredakan hubungan dengan menguraikan jalan menuju otonomi bertahap dan membatasi hak pilih bagi penduduk asli Kanaka dan migran yang tinggal di Kaledonia Baru sebelum tahun 1998. Perjanjian ini memungkinkan tiga kali referendum untuk menentukan masa depan negara tersebut. Dalam ketiga referendum tersebut, kemerdekaan ditolak.

Meskipun demikian, jajak pendapat 2021 diboikot oleh partai-partai pro-kemerdekaan, sehingga menodai legitimasi hasilnya.

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Profil Enzo Fernandez, Pemain Argentina yang Melakukan Tindakan Rasis

5 jam lalu

Enzo Fernandez. FOTO/Instagram/transfers
Profil Enzo Fernandez, Pemain Argentina yang Melakukan Tindakan Rasis

Enzo Fernandez telah meminta maaf, namun Federasi Sepak Bola Prancis berpotensi menuntut konsekuensi hukuman.


Tim Museum Layang-Layang Bersiap ke Marseille Prancis, Misi Kebudayaan dan Kenalkan Layang-Layang Indonesia

17 jam lalu

Pendiri dan kepala Museum Layang-layang Indonesia Endang Ernawati. Foto dok.: Museum Layang-Layang
Tim Museum Layang-Layang Bersiap ke Marseille Prancis, Misi Kebudayaan dan Kenalkan Layang-Layang Indonesia

Tim Museum layang-Layang bersiap ke Festival Layang-layang di Marseille Prancis. Misi kebudayaan dan mengenalkan layang-layang Indonesia ke dunia.


Sambut Olimpiade Paris, Gedung Bersejarah Grand Palais Dibuka setelah Tutup Tiga Tahun

19 jam lalu

Grand Palais Paris (parisjeteaime)
Sambut Olimpiade Paris, Gedung Bersejarah Grand Palais Dibuka setelah Tutup Tiga Tahun

Grand Palais akan digunakan sebagai tuan rumah pertandingan Olimpiade Paris 2024 cabang anggar dan taekwondo.


Perdana Menteri Prancis dan Pemerintahannya Mengundurkan Diri

1 hari lalu

Presiden Prancis Emmanuel Macron menunjuk Menteri Pendidikan Gabriel Attal yang berusia 34 tahun sebagai perdana menteri baru pada Selasa, 9 Januari 2024. REUTERS/Sarah Meyssonnier/File Photo
Perdana Menteri Prancis dan Pemerintahannya Mengundurkan Diri

Perdana menteri Prancis dan pemerintahannya mengundurkan diri, namun tetap akan bertugas hingga kabinet yang baru terbentuk.


Maskapai Penerbangan Mengaku Rugi selama Olimpiade Paris, Kenapa?

4 hari lalu

Suasana Perkampungan Atlet Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024 di Saint-Denis, Prancis , 2 Juli 2024. REUTERS/Benoit Tessier
Maskapai Penerbangan Mengaku Rugi selama Olimpiade Paris, Kenapa?

Perjalanan bisnis, jenis pariwisata lain ke Paris berpotensi mengarah ke tempat lain.


Jelang Pembukaan Olimpiade, Pekerja Bandara Paris Ancam Mogok Kerja

6 hari lalu

Menara Eiffel, Paris. Unsplash.com/Denys Nevozhai
Jelang Pembukaan Olimpiade, Pekerja Bandara Paris Ancam Mogok Kerja

Jika aksi mogok kerja yang dilakukan, ini bisa menyebabkan gangguan pada persiapan pembukaan Olimpiade Paris.


Eks Menteri Israel Minta Yahudi Keluar dari Prancis Usai Sayap Kiri Menang

7 hari lalu

Serikat buruh dan organisasi Prancis menyerukan perdamaian dan gencatan senjata segera di Gaza saat unjuk rasa di Place de la Republique di Paris, Prancis, 22 Oktober 2023. Ribuan orang yang mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan
Eks Menteri Israel Minta Yahudi Keluar dari Prancis Usai Sayap Kiri Menang

Eks menteri Israel menyarankan agar umat Yahudi yang hidup di Prancis meninggalkan negara itu.


Rusia Tuai Kecaman di PBB atas Gelombang Serangan di Ukraina

8 hari lalu

Seorang wanita berdiri saat konferensi pers usai pertemuan Dewan Keamanan tentang konflik antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas di markas besar PBB di New York, AS, 24 Oktober 2023. REUTERS/Shannon Stapleton
Rusia Tuai Kecaman di PBB atas Gelombang Serangan di Ukraina

Rusia menuai kecaman di Dewan Keamanan PBB pada Selasa setelah sekutu Ukraina menyerukan pertemuan darurat menyusul serangan mematikan oleh Moskow.


Kebuntuan Politik Prancis Pasca Pemilu, Menanti Taktik Emmanuel Macron

8 hari lalu

Presiden Prancis Emmanuel Macron melihat ke bawah di samping Menteri Luar Negeri dan Eropa Prancis Catherine Colonna selama konferensi kemanusiaan internasional untuk warga sipil di Gaza, di Istana Kepresidenan Elysee, di Paris, Prancis, pada 9 November 2023. Reuters
Kebuntuan Politik Prancis Pasca Pemilu, Menanti Taktik Emmanuel Macron

Emmanuel Macron meminta Gabriel Attal untuk tetap berkuasa dalam kapasitas sementara untuk menyelesaikan Olimpiade Paris 2024.


Aliansi Sayap Kiri Prancis Bersumpah Akui Negara Palestina 'Secepat Mungkin'

8 hari lalu

Jean-Luc Melenchon, pemimpin partai oposisi sayap kiri Prancis La France Insoumise (France Unbowed - LFI), menyampaikan pidato di atas panggung saat kampanye dengan anggota aliansi partai-partai sayap kiri yang disebut
Aliansi Sayap Kiri Prancis Bersumpah Akui Negara Palestina 'Secepat Mungkin'

Jean-Luc Melenchon, seorang pemimpin terkemuka aliansi sayap kiri, menegaskan kembali komitmennya untuk mengakui Negara Palestina.