Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

39 Tahun Perjanjian Schengen, Berikut Kilas Balik Kelahiran Visa Schengen

image-gnews
Ilustrasi Visa Schengen (Freepik.com)
Ilustrasi Visa Schengen (Freepik.com)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pada 14 Juni 1985 atau 39 tahun yang lalu, Perjanjian Schengen atau konvensi internasional ditandatangani di Kota Schengen, Luksemburg. Berdasarkan perjanjian ini, negara-negara yang masuk wilayah Schengen memungkinkan orang-orang untuk bepergian dengan bebas tanpa pengawasan perbatasan internal. 

Dilansir dari situs Britannica, perjanjian ini awalnya ditandangani oleh negara Belgia, Prancis, Jerman, Luksemburg, dan Belanda. Mereka sepakat untuk mulai mengurangi kontrol perbatasan internal, dengan tujuan akhir memungkinkan pergerakan bebas bagi orang-orang antar negara dalam wilayah Schengen. 

Untuk mewujudkan hal ini, sebuah sistem kebijakan bersama mengenai permohonan visa dan suaka diadopsi oleh negara-negara anggota, dan sebuah database besar, yang dikenal sebagai Sistem Informasi Schengen (SIS), diciptakan untuk berbagi informasi tentang orang dan barang yang transit di zona Schengen.

Perjanjian yang mulai berlaku pada Maret 1995 itu kemudian juga diikuti oleh Italia, Spanyol, Portugal, dan Yunani yang bergabung dengan lima anggota awal. Hingga makin meluas dengan bergabungnya negara Austria, Denmark, Finlandia, Islandia, Norwegia, dan Swedia. 

Meskipun Perjanjian Schengen berasal dari luar bagian Uni Eropa, namun Perjanjian Amsterdam membawanya ke dalam bagian hukum Uni Eropa pada 1999 yang kemudian melakukan peningkatan pada SIS untuk membantu badan penegakan hukum nasional. Pada 2007 wilayah Schengen diperluas hingga mencakup Republik Ceko, Estonia , Hongaria, Latvia, Lituania, Malta, Polandia , Slovakia, dan Slovenia. Anggota Schengen makin bertambah dengan masuknya Swiss (2008), Liechtenstein (2011), dan Kroasia (2023).

Hingga saat ini, zona Schengen mempunyai 29 negara anggota dengan total perluasan wilayah Schengen telah terjadi sebanyak sembilan kali. Adapun Bulgaria dan Romania menjadi negara terbaru yang bergabung ke dalam wilayah Schengen sejak Maret lalu, dan ikut menjadi bagian bersama 27 negara anggota lainnya. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dengan bertambahnya anggota-anggota di wilayah Schengen juga membuat peminat terhadap Visa Schengen makin melonjak. Sebagaimana diketahui bahwa Visa Schengen memungkinkan seorang wisatawan memasuki 29 negara yang tergabung dalam Zona Schengen. 

Jika  seseorang memegang jenis visa ini, ia dapat melakukan kunjungan singkat atau sementara hingga 90 hari dalam jangka waktu 180 hari di negara yang ada di wilayah tersebut. Visa ini tidak hanya berlaku untuk negara-negara Schengen tetapi juga beberapa negara yang ada di Asia, Afrika, dan Amerika di antaranya: Arab Saudi, Serbia, Mesir, Meksiko, Mintonegro, dan Albania. 

NI MADE SUKMASARI  | MILA NOVITA

Pilihan Editor: Biaya Visa Schengen untuk Liburan ke Eropa Bakal Naik Mulai 11 Juni

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Wakil Menteri Olah Raga Argentina Dipecat karena Tuntut Messi Minta Maaf

4 hari lalu

Lionel Messi mengalami cedera dalam laga final Copa America 2023.  REUTERS/Agustin Marcarian
Wakil Menteri Olah Raga Argentina Dipecat karena Tuntut Messi Minta Maaf

Argentina memecat wakil menteri olah raga buntut video rasis kepada pemain Prancis.


Malaysia Berkomitmen Mencari Keadilan atas Tragedi Jatuhnya MH17

4 hari lalu

Malaysia Berkomitmen Mencari Keadilan atas Tragedi Jatuhnya MH17

Malaysia menegaskan kembali komitmen untuk mencari keadilan bagi korban tragedi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 satu dekade silam


Profil Enzo Fernandez, Pemain Argentina yang Melakukan Tindakan Rasis

4 hari lalu

Enzo Fernandez. FOTO/Instagram/transfers
Profil Enzo Fernandez, Pemain Argentina yang Melakukan Tindakan Rasis

Enzo Fernandez telah meminta maaf, namun Federasi Sepak Bola Prancis berpotensi menuntut konsekuensi hukuman.


Destination Thailand Visa Peluang Digital Nomad dan Wisatawan Tinggal Lebih Lama

4 hari lalu

Phang Nga, Thailand. Unsplash.com/Marrti Salmi
Destination Thailand Visa Peluang Digital Nomad dan Wisatawan Tinggal Lebih Lama

Thailand memperkenalkan Destination Thailand Visa atau DTV, yang memungkinkan digital nomad serta wisatawan tinggal lebih lama


Tim Museum Layang-Layang Bersiap ke Marseille Prancis, Misi Kebudayaan dan Kenalkan Layang-Layang Indonesia

4 hari lalu

Pendiri dan kepala Museum Layang-layang Indonesia Endang Ernawati. Foto dok.: Museum Layang-Layang
Tim Museum Layang-Layang Bersiap ke Marseille Prancis, Misi Kebudayaan dan Kenalkan Layang-Layang Indonesia

Tim Museum layang-Layang bersiap ke Festival Layang-layang di Marseille Prancis. Misi kebudayaan dan mengenalkan layang-layang Indonesia ke dunia.


Cara Mendapatkan KITAS di Indonesia untuk WNA Beserta Syarat dan Biaya

5 hari lalu

Khusus WNA, ketahui cara mendapatkan KITAS di Indonesia. Foto: Canva
Cara Mendapatkan KITAS di Indonesia untuk WNA Beserta Syarat dan Biaya

Khusus WNA, ketahui cara mendapatkan KITAS di Indonesia. Berikut ini syarat dan rincian biaya yang harus dibayar untuk mendapatkan KITAS.


Sambut Olimpiade Paris, Gedung Bersejarah Grand Palais Dibuka setelah Tutup Tiga Tahun

5 hari lalu

Grand Palais Paris (parisjeteaime)
Sambut Olimpiade Paris, Gedung Bersejarah Grand Palais Dibuka setelah Tutup Tiga Tahun

Grand Palais akan digunakan sebagai tuan rumah pertandingan Olimpiade Paris 2024 cabang anggar dan taekwondo.


Perdana Menteri Prancis dan Pemerintahannya Mengundurkan Diri

5 hari lalu

Presiden Prancis Emmanuel Macron menunjuk Menteri Pendidikan Gabriel Attal yang berusia 34 tahun sebagai perdana menteri baru pada Selasa, 9 Januari 2024. REUTERS/Sarah Meyssonnier/File Photo
Perdana Menteri Prancis dan Pemerintahannya Mengundurkan Diri

Perdana menteri Prancis dan pemerintahannya mengundurkan diri, namun tetap akan bertugas hingga kabinet yang baru terbentuk.


Maskapai Penerbangan Mengaku Rugi selama Olimpiade Paris, Kenapa?

8 hari lalu

Suasana Perkampungan Atlet Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024 di Saint-Denis, Prancis , 2 Juli 2024. REUTERS/Benoit Tessier
Maskapai Penerbangan Mengaku Rugi selama Olimpiade Paris, Kenapa?

Perjalanan bisnis, jenis pariwisata lain ke Paris berpotensi mengarah ke tempat lain.


Kisah Marco Van Basten, Pemain Belanda yang Cetak Gol Cantik di Final Euro 1988

10 hari lalu

Marco Van Basten merupakan pesepakbola asal Belanda yang membela AC Milan. Ia berhasil menyabet tiga trofi Bola Emas, pada 1988, 1989 dan 1992 lantaran permainan cemerlangnya. Selama membela Milan pad 1987-1995, Van Basten meraih tiga trofi Liga Italia, dua gelar Liga Champions dan Piala Interkontinental (sekarang Piala Dunia Klub). acmilan.com
Kisah Marco Van Basten, Pemain Belanda yang Cetak Gol Cantik di Final Euro 1988

Hingga saat ini, Belanda belum bisa mengulang sejarah mereka saat juara Euro.