Ajakan Bertemu Tatap Muka Ditolak Xi Jingping? Ini Kata Joe Biden

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Cina Xi Jinping berjabat tangan dengan Wapres AS Joe Biden di Beijing, 4 Desember 2013. REUTERS/Lintao Zhang/Pool

    Presiden Cina Xi Jinping berjabat tangan dengan Wapres AS Joe Biden di Beijing, 4 Desember 2013. REUTERS/Lintao Zhang/Pool

    TEMPO.CO, Jakarta -  Presiden Amerika Serikat Joe Biden membantah laporan media bahwa tawarannya untuk bertemu tatap muka telah ditolak pemimpin Cina, Xi Jinping. 

    Financial Times mengutip beberapa sumber yang diberi pengarahan tentang panggilan telepon 90 menit antara kedua pemimpin pekan lalu, menyebutkan Xi tidak menerima tawaran Biden dan sebaliknya bersikeras bahwa Washington harus membuat kebijakan yang tidak terlalu keras terhadap Beijing.

    "Itu tidak benar," kata Biden, Selasa, 14 September 2021, ketika ditanya wartawan apakah dia kecewa karena Xi tidak mau bertemu dengannya.

    Penasihat keamanan nasional Biden, Jake Sullivan, sebelumnya mengatakan bahwa laporan itu "bukan penggambaran yang akurat dari panggilan tersebut tersebut."

    Seorang sumber yang termasuk di antara mereka yang diberi pengarahan dalam panggilan telepon itu mengonfirmasi bahwa laporan itu akurat.

    "Xi tampaknya mengisyaratkan bahwa nada dan suasana hubungan perlu ditingkatkan terlebih dahulu," kata sumber itu kepada Reuters.

    Kedutaan Cina di Washington tidak menanggapi ketika dimintai komentar.

    Financial Times mengutip salah satu sumbernya yang mengatakan Biden mengusulkan pertemuan tingkat tinggi sebagai salah satu dari beberapa kemungkinan untuk keterlibatan lanjutan dengan Xi, dan dia tidak mengharapkan tanggapan segera.

    Laporan itu mengutip seorang pejabat AS yang mengatakan bahwa sementara Xi tidak terlibat dengan gagasan pertemuan puncak, yang disebut Gedung Putih karena kekhawatiran tentang Covid-19.

    KTT G20 di Italia pada Oktober 2021 telah dibicarakan sebagai tempat yang memungkinkan untuk pertemuan tatap muka, tetapi Xi belum ada rencana keluar negeri sejak pecahnya pandemi awal tahun lalu.

    "Seperti yang telah kami katakan, para presiden membahas pentingnya dapat melakukan diskusi pribadi antara kedua pemimpin, dan kami akan menghormati itu," kata Sullivan dalam pernyataannya.

    Panggilan telepon antara Biden dan Xi adalah yang pertama dalam tujuh bulan, membahas perlunya memastikan bahwa persaingan antara dua ekonomi terbesar dunia tidak mengarah ke konflik.

    Dalam pengarahan resmi sebelum sambungan telepon dilakukan, AS menyebut percakapan itu sebagai ujian apakah keterlibatan langsung tingkat tinggi dapat mengakhiri kebuntuan dalam hubungan AS-Cina, yang berada pada level terburuk dalam beberapa dekade.

    Media pemerintah Cina mengatakan Xi telah memberi tahu Biden bahwa kebijakan AS terhadap Cina menyebabkan "kesulitan serius" pada hubungan kedua negara, tetapi menambahkan bahwa kedua belah pihak sepakat untuk mempertahankan kontak yang sering dan meminta tim tingkat kerja untuk meningkatkan komunikasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.