Prancis Tidak Akan Ikuti Langkah Trump

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berbincang dengan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelum sesi foto bersama para pemimpin negara dalam KTT G20 di Hamburg, Jerman, 7 Juli 2017. REUTERS

    Presiden Joko Widodo berbincang dengan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelum sesi foto bersama para pemimpin negara dalam KTT G20 di Hamburg, Jerman, 7 Juli 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa Yerusalem adalah ibukota Israel adalah sebuah kesalahan dan Prancis tidak memiliki rencana untuk meniru langkah Trump.

    “Saya tidak berfikir Trump telah membantu menyelesaikan konflik antara masyarkat Israel dan Palestina. Gerakan Amerika Serikat adalah sebuah kesalahan nyata dalam konteks ini,” kata Macron, Jumat, 9 Maret 2018, seperti dikutip dari abcnews.go.com.

    Baca:Macron Pimpin Inisiatif Global Perubahan Iklim Paris Tanpa Trump

    Emmanuel Macron, presiden terpilih Prancis berpidato dalam perayaan kemenangannya di Paris, Prancis, 7 Mei 2017. Ia tercatat sebagai presiden termuda di dunia saat ini. REUTERS/Christian Hartmann

    Dia mengatakan, jika Prancis meniru langkah Amerika Serikat, maka pihaknya akan kehilangan status sebagai mediator jujur antara masyarakat Israel dan Palestina. Gerakan Amerika Serikat adalah sebuah kesalahan nyata dalam konteks ini.      

    Palestina tak surut langkah mengklaim wilayah timur Yerusalem adalah ibukota negara itu. Pemerintah Palestina juga telah menolak upaya mediasi perdamaian dari Amerika Serikat.     

    Baca: Inggris dan Prancis Panggil Dubes Israel

    Sementara itu dikutip dari www.jpost.com pada Jumat, 9 Maret 2018, Macron mengatakan Prancis mungkin suatu hari nanti mengakui wilayah barat Yerusalem sebagai ibukota Israel. Namun ini hanya akan terjadi dalam konteks solusi dua negara.      

    Prancis adalah satu dari 14 negara anggota Dewan Keamanan PBB yang mengutuk keputusan Presiden Trump mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel dan mengecam relokasi kantor kedutaan besar Amerika Serikat ke sana. Total ada 15 Anggota Dewan Keamanan PBB. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.