Maulid Nabi: Universitas di Pakistan Diserang, 13 Tewas

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan anti-teror saat berlatih penanggulangan terorisme di SMA Elizabeth, Peshawar, Pakistan, 2 Februari 2016. Terdapat informasi intelijen 13 militan Taliban dari Afghanistan merencanakan serangan bunuh diri di sekolah-sekolah Pakistan. REUTERS/Fayaz Aziz

    Pasukan anti-teror saat berlatih penanggulangan terorisme di SMA Elizabeth, Peshawar, Pakistan, 2 Februari 2016. Terdapat informasi intelijen 13 militan Taliban dari Afghanistan merencanakan serangan bunuh diri di sekolah-sekolah Pakistan. REUTERS/Fayaz Aziz

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah pria bersenjata mengenakan tutup kepala menyerang sebuah universitas di Peshawar, sebelah utara Pakistan, menewaskan sedikitnya 13 orang dan melukai 15 korban lainnya, Jumat, 1 Desember 2017.

    "Serangan tersebut bersamaan dengan berlangsungnya peringatan Maulid Nabi di Pakistan," Al Jazeera melaporkan.

    Baca: Pakistan: Serangan ke Kampus Dirancang Afganistan  

    Pasukan anti-teror saat berlatih penanggulangan terorisme di SMA Elizabeth, Peshawar, Pakistan, 2 Februari 2016. Faksi Taliban mengeluarkan pesan video mengancam akan menyerang sekolah-sekolah di seluruh negara tersebut. REUTERS/Fayaz Aziz

    Inspektur Jenderal Polisi Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Salahuddin Mehsud, mengatakan kepada Al Jazeera, kepolisian memanggil tentara untuk membersihkan para penyerang yang datang dengan traktor ke Institut Pelatihan Pertanian.

    "Tehreek-e-Taliban Pakistan, kelompok bersenjata Taliban Pakistan, mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut," tulis Al Jazeera, Jumat.

    Kelompok ini mengaku bahwa sasaran serangan mereka bukan sekolah, tetapi sebuah rumah perlindungan milik Badan Intelijen Pakistan (ISI) di tempat yang sama.Sejumlah Tentara Pakistan dan tim penyelamat berkumpul di universitas Bacha Khan usai terjadi serangan oleh kelompok bersenjata di kota Charsadda, Pakistan, 20 Januari 2016. Aksi serangan yang masih dalam penyelidikan tersebut, diduga dilakukan oleh kelompok militan pro-Taliban. AP Photo

    Menurut keterangan militer Pakistan, seluruh penyerang terdiri dari empat orang tewas dibedil pasukan keamanan. "Operasi keamanan itu berlangsung dua jam," kata militer Pakistan.

    Baca: Taliban Pakistan Akhiri Gencatan Senjata

    Al Jazeera mengatakan, beberapa orang berlompatan dari gedung untuk menyelamatkan diri ketika serangan bersenjata itu berlangsung. Serangan itu terjadi saat warga Pakistan sedang memperingati Maulid Nabi, hari lahirnya Nabi Muhammad, sehingga situasi di Pakistan lebih sibuk daripada hari biasa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.