Dokumen JFK Ungkap Hitler Kabur ke Kolombia, Bukan Bunuh Diri

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adolf Hitler. Wikia.com

    Adolf Hitler. Wikia.com

    TEMPO.CO,  Washington - Salah satu isi dari dokumen pembunuhan presiden John F Kennedy atau JFK yang dirilis baru-baru ini mengungkapkan bahwa diktator Jerman, Adolf Hitler tidak tewas karena bunuh diri.Pemimpin Nazi Jerman itu dilaporkan sempat melarikan diri ke Kolombia.

    Dokumen dari badan intelijen Amerika Serikat, CIA mengungkapkan bahwa seorang agen diberitahu oleh sumber terpercaya bahwa bos Third Reich (Hitler) tidak meninggal dan bersembunyi di Amerika Selatan.

    Baca: Belum Puas, Trump Janji Rilis Semua Dokumen Pembunuhan JFK

    Agen dengan nama kode Cimelody-3 melaporkan bahwa mantan anggota polisi rahasia Hitler, SS mengklaim bahwa Hitler masih hidup. Sumber yang disebut bernama Philip Citroen, dikatakan telah melakukan kontak dengan Hitler sebulan sekali di Kolombia.

    Gambar yang dicurigai sebagai Hitler bahkan ditunjukan ke agen tersebut, dipindai dan dikirim kembali ke CIA. Fuhrer alias Hitler dilaporkan tidak  bunuh diri di bunkernya di Berlin, namun malah melarikan diri ke Kolombia.

    Teori konspirasi sering mengklaim bahwa Hitler selamat dari akhir Perang Dunia II, meskipun dia secara resmi direkam oleh pasukan Sekutu telah meninggal.

    Informasi itu muncul saat para periset di seluruh dunia menelusuri dokumen JFK yang baru dipublikasikan dengan harapan dapat menjelaskan pembunuhan JFK  di Dallas pada tahun 1963.

    Baca: Dokumen Pembunuhan JFK Ungkap Tersangka Lain

    Ditandai "rahasia", memo itu disadap dari kepala biro CIA di Carcas, Venezuela, pada tanggal 3 Oktober 1955. Dokumen itu lalu dikirim ke kepala Divisi CIA untuk Eropa, Joseph Cadwell King.

    "CIMELODY-3 [nama kode] dihubungi pada 29 September 1955 oleh seorang teman terpercaya yang bertugas di bawah komandonya di Eropa dan yang saat ini tinggal di Maracaibo," tulis King pada dokumen itu, tertanggal 3 Oktober 1955 seperti dikutip dari Daily News. 

    "Teman CIMELODY-3 menyatakan pada akhir September 1955, Phillip CITROEN, mantan tentara SS Jerman, mengatakan kepadanya secara rahasia bahwa Adolph HITLER masih hidup." Ini berlanjut, "CITROEN berkomentar bahwa sejauh sepuluh tahun telah berlalu sejak akhir Perang Dunia II, Sekutu tidak bisa lagi menuntut HITLER sebagai penjahat perang. "

    Terlebih lagi, ada foto yang diklaim. "Pada tanggal 28 September 1955, teman CIMELODY-3 diam-diam mengambil foto CIMELODY-3 yang dimaksud. Pada tanggal 29 September 1955, foto tersebut diperlihatkan kepada CIMELODY-3 untuk mendapatkan reaksinya terhadap kemungkinan kebenaran dari kisah fantastis ini. "

    Baca: 6 Fakta Kematian JFK yang Tak Diketahui Banyak Orang

    Dalam memo yang dideklasifikasi, foto itu dilampirkan, menunjukkan "Adolf Schrittelmayor" di Tunga, Kolombia pada tahun 1954, duduk di samping seorang teman. "Orang di sebelah kiri diduga CITROEN dan orang di sebelah kanan tidak diragukan lagi orang yang diklaim CITROEN adalah HITLER. Sisi belakang foto berisi data berikut: 'Adolf Schrittelmayor, Tunga, Colombia, 1954.' "

    Sosok dalam foto yang diklaim jelas menyerupai pemimpin Nazi yang melakukan bunuh diri pada tanggal 30 April 1945, di bungkernya di Berlin, untuk menghindari ditangkap oleh Tentara Merah (Uni Soviet).

    Seperti yang dilansir Daily Star pada 28 Oktober 2017, memo ini dipastikan 100 persen asli dan tersedia di situs arsip CIA yang berisi semua file yang telah dideklasifikasi.

    Baca: Dokumen Pembunuhan JFK Ungkap Sukarno Jadi Target CIA

    Informasi baru itu seakan membenarkan berbagai teori konspirasi yang telah berkembang selama bertahun-tahun bahwa komandan tertinggi Nazi itu melarikan diri ke Amerika Selatan.

    Teori-teori tersebut, untuk Hitler, umumnya berpusat di sekitar Argentina, bukan Kolombia, dan secara luas dianggap bahwa sosok yang oleh pendukungnya disebut Fuhrer itu pandai menyamarkan diri. Dinas Rahasia Amerika Serikat pernah mengeluarkan gambar pada tahun 1944 tentang bagaimana Hitler sanggup menyamarkan dirinya sendiri.

    Namun, setelah pemerintah Donald Trump membuka pemblokiran semua berkas pembunuhan JFK dalam enam bulan lagi, dokumen seperti keingintahuan sejarah ini pastinya akan memberi masukan bagi teori konspirasi selanjutnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.