Pemilu Presiden Iran 2017, Rouhani dan Raisi Lolos Kualifikasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Iran Hassan Rouhani mendoakan mendiang mantan Presiden Iran Ali Akbar Hashemi Rafsanjani dalam upacara pemakamannya di Teheran, Iran, 10 Januari 2017. Rafsanjani, yang menjabat presiden dalam periode 1989-1997, dibawa ke rumah sakit Shohadda di ibu kota Teheran, Minggu (09/01) dan sempat mendapat pengobatan selama sekitar satu jam namun tidak berhasil. REUTERS

    Presiden Iran Hassan Rouhani mendoakan mendiang mantan Presiden Iran Ali Akbar Hashemi Rafsanjani dalam upacara pemakamannya di Teheran, Iran, 10 Januari 2017. Rafsanjani, yang menjabat presiden dalam periode 1989-1997, dibawa ke rumah sakit Shohadda di ibu kota Teheran, Minggu (09/01) dan sempat mendapat pengobatan selama sekitar satu jam namun tidak berhasil. REUTERS

    TEMPO.CO, TEHERAN—Presiden Hassan Rouhani dan rivalnya dari kubu garis keras, Ebrahim Raisi, lolos kualifikasi untuk bertarung dalam pemilihan presiden Iran pada  19 Mei mendatang.

    Namun nasib nahas menimpa mantan Presiden Mahmoud Ahmadinejad,  karena didiskualifikasi.

    Seperti dilansir Reuters, Jumat 21 April 2017, Rouhani dan Raisi dinyatakan lolos kualifikasi untuk maju pilpres oleh Dewan Pelindung, sebuah badan ulama yang bertugas menyeleksi para kandidat. Keduanya lolos setelah mendapat dukungan dari Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei.

    Baca: Ebrahim Raisi, Calon Presiden Iran dari Garis Keras

    Empat kandidat lainnya juga dinyatakan lolos untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Dua dari mereka adalah Wakil Presiden Iran Eshaq Jahangiri dan Wali Kota Teheran Mohammad Baqer Qalibaf.

    Rouhani dan Raisi kemungkinan akan beradu soal masalah ekonomi dan kesepakatan nuklir yang ditandatangani dengan enam negara kekuatan dunia, termasuk negara-negara Barat. Kubu garis keras Iran selama ini menentang kesepakatan nuklir Teheran.

    Dalam beberapa hari terakhir, Raisi, yang ditunjuk oleh Khamenei sebagai kepala yayasan agama, telah berulang kali mengecam kinerja Rouhani di bidang ekonomi.

    Khamenei juga mengkritik kinerja ekonomi pemerintah Rouhani dalam pidato baru-baru ini dan meminta pemerintah untuk berbuat lebih banyak untuk mengatasi masalah pengangguran. Sekitar 3,2 juta dari total populasi 80 juta orang tercatat sebagai pengangguran.

    Baca: 100 Orang Daftar Calon Presiden Iran, Termuda Berusia 18 Tahun

    Dewan Pelindung mengatakan akan mengerucutkan nama-nama kandidat yang lolos pada Kamis waktu setempat. Daftar nama ini kemudian akan diumumkan Kementerian Dalam Negeri pada Ahad mendatang.

    Sebanyak 1.600 orang mendaftar sebagai kandidat presiden Iran. Namun Dewan Pelindung hanya memilih enam orang saja.

    Perempuan tidak diperbolehkan mendaftar sebagai kandidat presiden Iran. Dewan Pelindung juga menolak calon dari kubu oposisi yang berseberangan dengan kelompok garis keras Iran.

    REUTERS | BBC | SITA PLANASARI AQUADINI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.