Langka, PM Israel Berterima Kasih kepada Presiden Palestina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar rumah akibat kebakaran hutan di Haifa, Israel, 24 November 2016. Hembusan angin ekstrim dan kekeringan membuat api cepat menjalar ke pemukiman warga. REUTERS/Baz Ratner

    Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar rumah akibat kebakaran hutan di Haifa, Israel, 24 November 2016. Hembusan angin ekstrim dan kekeringan membuat api cepat menjalar ke pemukiman warga. REUTERS/Baz Ratner

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Sabtu malam. Ia berterima kasih kepada Palestina karena membantu memadamkan kebakaran yang melanda Israel sejak Selasa. Kebakaran besar ini membuat ribuan rakyat Israel mengungsi dan merusak ribuan tempat tinggal.

    Melalui sambungan telepon, Netanyahu menyampaikan terima kasihnya atas bantuan delapan mobil pemadam kebakaran dan 40 petugas yang disediakan otoritas Palestina. Selain Palestina, beberapa negara turut membantu Israel memadamkan api seperti dari Siprus, Bulgaria, Kroasia, Italia, Turki, Rusia, dan Amerika Serikat yang menyediakan supertanker, pesawat pemadam kebakaran terbesar di dunia.

    “PM Netanyahu telah menghubungi Presiden Palestina Abu Mazen (Mahmoud Abbas) dan berterima kasih kepadanya karena mengirimkan pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api,” cuit akun Twitter resmi kantor Perdana Menteri Israel, Ahad, 27 November 2016.

    “Perdana Menteri Netanyahu juga mengapresiasi orang-orang Yahudi dan Arab sama-sama membuka rumah mereka bagi korban kebakaran,” tulisnya.

    Sebelumnya, pemerintah Israel memang telah menerima tawaran bantuan dari otoritas Palestina guna memadamkan kebakaran yang terjadi di penjuru Israel. Palestina mengirimkan empat tim pemadam kebakarannya.

    AHMAD FAIZ | TIMES OF ISRAEL | TWITTER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.