Serangan ke Mosul Irak, 800 - 900 Militan ISIS Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga tampak meninggalkan rumah mereka saat anggota pasukan Irak menginterogasi tawanan yang diborgol yang merupakan anggota kelompok militan ISIS di desa Tob Zawa, sekitar 9 kilometer dari Mosul, Irak, 25 Oktober 2016. AP Photo/Khalid Mohammed

    Warga tampak meninggalkan rumah mereka saat anggota pasukan Irak menginterogasi tawanan yang diborgol yang merupakan anggota kelompok militan ISIS di desa Tob Zawa, sekitar 9 kilometer dari Mosul, Irak, 25 Oktober 2016. AP Photo/Khalid Mohammed

    TEMPO.CO, Baghdad - Seorang petinggi militer Amerika Serikat mengatakan, sekitar 800 hingga 900 militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas sejak pasukan Irak melancarkan serangan ke kota Mosul pekan lalu.

    Seperti yang dilansir BBC ,pada 27 Oktober 2016, komandan Komando Pusat Militer AS, Joseph Votel, mengatakan, meskipun demikian, pasukan Irak kesulitan mengidentifikasi anggota ISIS karena mereka berbaur dengan warga sipil.

    "Hanya dalam operasi selama satu setengah minggu di Mosul, kami memperkirakan mereka mungkin telah membunuh sekitar 800-900 pejuang ISIS," kata Votel.

    Dia menambahkan, pasukan Irak membutuhkan beberapa minggu untuk dapat benar-benar membersihkan ISIS dari Mosul.

    Sementara itu, korban di pihak pasukan koalisi, pemerintah Irak mengatakan bahwa 57 tentara Irak tewas dan sekitar 250 luka-luka.

    Sebelum pasukan Irak dan pejuang Kurdi yang didukung pasukan AS menggencarkan seragan, terdapat sekitar 5.000 milisi ISIS diduga berada di Mosul. Sejak itu, tentara dan pejuang sekutu didukung oleh serangan udara koalisi pimpinan AS telah berhasil memukul mundur ISIS di beberapa titik.

    Sekitar 50.000 personil pasukan keamanan Irak, pejuang Peshmerga Kurdi, suku Arab Sunni dan milisi Syiah terlibat dalam operasi tersebut. Ditambah dengan lebih dari 100 personel militer AS yang berada di belakang layar untuk memberikan masukan dan membantu melalui serangan udara.

    BBC|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.