Uni Eropa Siap Kirim Pasukan ke Libya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asap mengepul dari tangki penyimpanan minyak yang terbakar di pelabuhan Ras Lanuf, Libya, 23 Januari 2016. Kebakaran mengakibatkan sejumlah besar orang sesak nafas karena asap hitam di udara. Serangan roket yang menimbulkan kebakaran itu juga memutuskan aliran listrik ke rumah-rumah dan perusahaan. REUTERS

    Asap mengepul dari tangki penyimpanan minyak yang terbakar di pelabuhan Ras Lanuf, Libya, 23 Januari 2016. Kebakaran mengakibatkan sejumlah besar orang sesak nafas karena asap hitam di udara. Serangan roket yang menimbulkan kebakaran itu juga memutuskan aliran listrik ke rumah-rumah dan perusahaan. REUTERS

    TEMPO.CO, Brussels - Uni Eropa memberi sinyal bahwa kumpulan negara maju Eropa itu siap mengirim pasukan perdamaian ke Libya untuk menstabilkan situasi di negeri tersebut. "Pengiriman pasukan itu segera dilakukan jika ada permintaan pemerintah Libya dan dukungan PBB."

    Dorongan pengiriman pasukan ke negeri itu merupakan bagian dari ketakutan Eropa terhadap serbuan gelombang imigran yang memasuki daratan Italia dari kawasan tak bertuan di Libya. Selain itu, Eropa ingin membangun kembali negeri di Afrika Utara yang tercabik-cabik tersebut.

    Baca juga: Obama Sesali Keputusannya di Libya, Ini Ceritanya

    Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Uni Eropa akan mengadakan pertemuan khusus pada jamuan makan malam, Senin, 18 April 2016, di Luxemburg. Pada pertemuan itu diharapkan ada kesepakatan untuk mengirim polisi perbatasan guna memberikan pelatihan di Libya.

    "Uni Eropa siap memberikan dukungan keamanan kepada pemerintah Libya jika ada permintaan dan dukungan PBB," bunyi pernyataan para menteri Uni Eropa.

    AL ARABIYA | CHOIRUL AMINUDDIN

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.