Negara Teluk Umumkan: Hizbullah Organisasi Teroris

Reporter

Hizbullah

TEMPO.CO, Riyadh - Negara-negara Teluk, Rabu, 2 Maret 2016, menyatakan bahwa Hizbullah Libanon adalah kelompok teroris. Organisasi bersenjata Syiah ini memberikan dukungan terhadap rezim Presiden Suriah.

Enam anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC), Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Saudi, dan Uni emirat Arab, akan mengambil tindakan tegas terhadap anggota Hizbullah karena "Milisi mereka melakukan aksi permusuhan dan merekrut anak-anak muda di negara Teluk untuk dijadikan teroris," kata Sekretaris Jenderal GCC, Abdullatif al-Zayani, dalam sebuah pernyataan.

Sejumlah negara Teluk telah bertindak keras terhadap Hizbullah sejak Arab Saudi menghentikan bantuan US$ 3 miliar atau sekitar Rp 40 triliun untuk program pengadaan peralatan militer dari Prancis untuk Beirut  bulan lalu.

Hizubullah mendapatkan dukungan dari Iran yang memiliki hubungan buruk dengan Saudi tahun ini. Kedua negara ini saling bermusuhan terkait dengan perang di Suriah dan Yaman.

Riyadh memutuskan hubungan diplomatik dengan Teheran setelah pengunjuk rasa membakar kantor kedutaan Saudi dan menyerang konsulat menyusul eksekusi Saudi terhadap seorang ulama Syiah.

AL ARABIYA | CHOIRUL AMINUDDIN






Miris, Jual Beli Organ Tubuh Pengungsi Suriah Marak di Lebanon

28 April 2017

Miris, Jual Beli Organ Tubuh Pengungsi Suriah Marak di Lebanon

Sejak pecah perang saudara di Suriah pada 2011, sekitar 1,5 juta orang masuk ke wilayah Lebanon. Jumlah mereka hampir seperempat penduduk Libanon


8 Pesawat Intai Israel Langgar Wilayah Udara Lebanon

9 Maret 2017

8 Pesawat Intai Israel Langgar Wilayah Udara Lebanon

Kantor berita ini juga mengatakan, enam pesawat perang Israel melanggar wilayah udara Lebanon.


Iran dan Hizbullah Dukung Gencatan Senjata di Suriah

13 Februari 2017

Iran dan Hizbullah Dukung Gencatan Senjata di Suriah

Sayyed Nasrallah juga menepis isu mengenai kondisi pengungsi Suriah di Libanon.


Pemimpin Hizbullah Sebut Trump Pemimpin 'Idiot'  

13 Februari 2017

Pemimpin Hizbullah Sebut Trump Pemimpin 'Idiot'  

Sekretaris Jenderal Hizbullah, Hassan Nasrallah, menyebut dunia akan menjadi tempat yang lebih baik karena Presiden Amerika Serikat Donald Trump "idiot."


Begini Terapi Stres untuk Anak-anak Pengungsi Suriah

2 Januari 2017

Begini Terapi Stres untuk Anak-anak Pengungsi Suriah

Kelas perdamaian untuk anak pengungsi Suriah dan Palestina di kamp Shatila, Libanon, berfungsi untuk meredakan stres dan mencegah direkrut milisi.


Aktivis Libanon Protes Menteri Urusan Perempuan Dijabat Pria

22 Desember 2016

Aktivis Libanon Protes Menteri Urusan Perempuan Dijabat Pria

KAFA, organisasi hak perempuan Libanon, menyerukan protes atas penunjukan Jean Ogasapian sebagai menteru pemberdayaan perempuan.


Cegah Penyusup, Libanon Bangun Tembok Dekat Kamp Pengungsi  

23 November 2016

Cegah Penyusup, Libanon Bangun Tembok Dekat Kamp Pengungsi  

Libanon membangun tembok di dekat kamp pengungsian warga Palestina, dengan tujuan mencegah kelompok radikal menyusup.


Plt Dubes Libanon, Azzi: Pemerintahan Kami Terunik di Dunia  

22 November 2016

Plt Dubes Libanon, Azzi: Pemerintahan Kami Terunik di Dunia  

Pelaksana tugas Duta Besar Libanon untuk Indonesia, Joanna-Maria Azzi menjelaskan Libanon punya pakta nasional untuk merawat pluralitas dan toleransi.


Krisis Pemimpin, Michel Aoun Terpilih Jadi Presiden Libanon

31 Oktober 2016

Krisis Pemimpin, Michel Aoun Terpilih Jadi Presiden Libanon

Pria 81 tahun itu mendapatkan sokongan 83 suara anggota parlemen.



Panglima Hizbullah Tewas di Suriah  

13 Mei 2016

Panglima Hizbullah Tewas di Suriah  

Panglima utama Hizbullah Mustafa Amine Badreddine tewas dalam serangan udara Israel di perbatasan Libanon-Suriah pada pekan ini.