Ledakan Bom di Irak, 15 Jamaah Syiah Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan jemaah Syiah berusaha menyentuh makam Imam al-Abbas yang berada di dalam masjid Imam al-Abbas untuk menandai Arbain di kota suci Kerbala, Baghdad, Irak, 13 Desember 2014. Jutaan umat Syiah Irak dan negara tetangga mendatangi masjid ini untuk melakukan ritual Arbain. REUTERS/Stringer

    Ratusan jemaah Syiah berusaha menyentuh makam Imam al-Abbas yang berada di dalam masjid Imam al-Abbas untuk menandai Arbain di kota suci Kerbala, Baghdad, Irak, 13 Desember 2014. Jutaan umat Syiah Irak dan negara tetangga mendatangi masjid ini untuk melakukan ritual Arbain. REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Bagdad - Dua ledakan bom di tempat terpisah di ibu kota Irak, Bagdad, menghantam jamaah Syiah yang ambil bagian dalam acara keagamaan tahunan menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai 38 korban lainnya.

    Salah satu bom yang meledak pada Senin, 30 November 2015, menghantam pos penjagaan di Distrik Saiydiyah. Distrik ini merupakan rute yang digunakan oleh para jamaah melakukan perjalanan menuju Kota Karbala guna mengadakan acara Arbain. "Di tempat ini sembilan orang tewas dan 21 lainnya luka-luka," tulis Al Jazeera mengutip beberapa sumber.

    Menurut informasi yang dikumpulkan kantor berita Associated Press, ledakan tersebut juga melumat nyawa empat tentara.

    Polisi mengatakan kepada Al Jazeera, ledakan lain melibas jamaah di sekitar Shaab, kota di sebelah utara Bagdad mengakibatkan sedikitnya enam orang meninggal dan melukai 17 korban lainnya. "Belum ada kelompok mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, " kata polisi.

    Insiden serangan ini pertama kali dilancarkan terhadap kaum Syiah di Bagada selama mereka besiap-siap ke acara arbain. "Kekerasan ini berlangsung di tengah penjagaan ketat petugas keamanan guna melindungi jamaah menuju Karbala dengan berjalan kaki," tulis AP.

    Arbain adalah peringatan 40 hari setelah Asyura yang memperingati wafatnya Imam Hussein oleh kelompok bersenjata di masa kekhalifahan Yazid pada 680 Sebelum Masehi.

    AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.