Lima Perdana Menteri Terkeren Dunia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PM Inggris David Cameron (kiri), Presiden Amerika Barack Obama (kanan) saat mengambil gambar bersama Perdana Menteri (PM) Denmark, Helle Thorning-Schmidt pada upacara penghormatan terakhir Nelson Mandela di stadion FNB, Soweto, Afrika Selatan (10/12). Instagram.com/Lisa Lents

    PM Inggris David Cameron (kiri), Presiden Amerika Barack Obama (kanan) saat mengambil gambar bersama Perdana Menteri (PM) Denmark, Helle Thorning-Schmidt pada upacara penghormatan terakhir Nelson Mandela di stadion FNB, Soweto, Afrika Selatan (10/12). Instagram.com/Lisa Lents

    TEMPO.CO, Jakarta - Di tengah kesibukan mereka sebagai kepala pemerintah, lima perdana menteri ini menjadi sorotan media atas penampilan mereka di publik, karir politik.  dan aktivitas mereka yang dianggap unik dan kontraversial. Berikut enam perdana menteri keren tersebut .

    1. Helle Thorning-Schmidt.
    Perempuan kelahiran Rdovre, tahun 1966, diusung partai Sosial Demokrat untuk maju sebagai Perdana Menteri Denmark. Menikah dengan putra pemimpin partai Buruh Inggris, Stephen Kinnock. Keduanya memiliki dua putri. Namun Helle hidup terpisah dengan suaminya, ia tinggal di Kopengahen, dan suaminya tinggal di Davos, Swiss karena bertugas sebagai  Direktur Ekonomi Dunia.

    Helle Thorning-Schmidt Perdana Menteri Denmark Helle Thorning-Schmidt  menjadi buah bibir di seantero jagat pada awal Desember 2013. Penyebabnya, IA  berfoto diri (selfie) bersama Presiden Amerika Serikat  Barack Obama dan Perdana Menteri  Inggris David Cameron. Padahal saat itu mereka tengah menghadiri  upacara perkabungan atas meninggalnya Nelson Mandela.

    Namun,  Helle cuek saja dengan sorotan dunia itu.  Ia dikenal  cuek dan tampil apa adanya, dan dikenal suka menerabas hambatan yang lazim dalam dunia politik. Namun , pendekatan ekonominya di Denmark diacungi jempol.

    "Atmosfernya tentu saja melankolis, tetapi intinya ini perayaan orang yang hidup hingga 95 tahun, dan yang bisa menyelesaikan banyak hal sepanjang hayatnya.  "Mereka menari sambil berdiri dan terus menyanyi dan menari, jadi suasananya positif. Lalu kita memotret diri, selfie,"  kata  Helle santai.

    Helle yang menjabat perdana menteri Denmark pada 2011, membuat kebijakan yang dikenal sebagai "Helle Effect." Kebijakan itu berupa ajakan kepada  para karyawan untuk bekerja ekstra selama 12 menit setiap hari kerja. Ini sama dengan menambah jam kerja karyawan selama satu jam dalam sepekan."Helle Effect" ini membuat  bangkitnya kepercayaan konsumen dan kebangkitan ekonomi Denmark.

    Baca juga:
    Disebut Bakal Gantikan BG, Ini Kata Budi Waseso
    Tak Lagi Berkarier Moncer, Robert Pattinson Bangkrut
    Persembahan Konser Emas Avip Priatna
    Touring Ferrari, Warga Malang Berfoto Selfie


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.