Di Chechnya, Devi Asmadiredja Kangen Bahasa Sunda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Khedi Devi Asmadiredja, 28 Januari 2015. Google.com

    Khedi Devi Asmadiredja, 28 Januari 2015. Google.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Devi Asmadiredja, wanita Indonesia yang terdampar di pegunungan perbatasan antara Chechnya dan Georgia, mengatakan ingin mempelajari kembali bahasa Sunda. Dalam surat elektroniknya kepada Tempo yang ditulis dalam bahasa Inggris, Devi mengatakan sudah tak ingat lagi bahasa Sunda.

    Devi mewarisi darah Sunda dari ayahnya. Nama aslinya pun amat berbau Sunda yaitu Ariane Ratna Aju Dewi E. Asmadiredja. "If I come, I need to refresh my Sundanese and Indonesian before," kata Devi. (Baca: Kisah Wanita Indonesia yang Terdampar di Chechnya)

    Selain bahasa Sunda, Devi juga mengaku tak lagi fasih berbahasa Indonesia. Selain lahir dan besar di Jerman, bahasa Indonesia sudah jarang digunakan lagi. "Saya bisa berbahasa Indonesia, tapi itu bukan bahasa ibu, jadi jarang digunakan. Di sini juga tidak banyak orang Indonesia," katanya. (Baca: Terdampar di Chechnya, Wanita Ini Ditolak Jadi WNI)

    Devi Asmadiredja adalah wanita Indonesia yang terdampar di Pankisi, pegunungan di perbatasan antara Chechnya dan lembah Georgia. Kisah Devi membetot perhatian jurnalis BBC yang menuliskannya dalam artikel berjudul The woman Who Swapped Home for a Hut Near Chechnya.

    Sebelum menjejakkan kaki di Pankisi, Devi bermukim di Jerman. "Saya lahir dan besar di Jerman," katanya.

    Ia pernah menikah dengan seorang pria keturunan Chechnya dan tinggal di Jerman bersama tiga anaknya. Empat tahun lalu, sang suami meminta Devi ke Chechnya untuk belajar bahasa leluhurnya.

    Delapan belas bulan berlalu, sang suami mengabarkannya bahwa Devi tak perlu kembali lagi ke Jerman. Ia telah berpaling ke wanita lain.

    Keindahan alam di Pankisi membuat Devi memutuskan menetap di sana. Devi kerap berjalan sendirian menyusuri labirin pegunungan di Georgia. Hal itu membuatnya mengenal seluk-beluk negeri ini. Hingga akhirnya sebuah perusahaan jasa pariwisata, memintanya menjadi pemandu turis-turis yang ingin mengunjungi wilayah itu. Bersama suami keduanya, Devi kini mengelola jasa pariwisata di sana.

    DEWI RINA

    Terpopuler
    Gara-gara Ini, Akbar Tandjung Tinggalkan Ical
    Politikus PDIP Sebut Ada 3 Brutus di Ring-1 Jokowi
    Koalisi Merah Putih Prabowo Siap Dukung Jokowi
    Dekati Prabowo, Jurus Politik Jokowi Tepuk 2 Lalat
    KPK vs Polri: Geger Bila Jokowi Jauhi Koalisi Mega


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.