Pendemo Kepung Rumah Pemimpin Hong Kong  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi mencoba untuk menahan demonstran pro-demokrasi selama bentrokan saat demo di depan di kompleks kantor pemerintahan di Hong Kong, 3 Oktober 2014. AP/Wally Santana

    Polisi mencoba untuk menahan demonstran pro-demokrasi selama bentrokan saat demo di depan di kompleks kantor pemerintahan di Hong Kong, 3 Oktober 2014. AP/Wally Santana

    TEMPO.CO, Hong Kong - Ratusan pengunjuk rasa pro-demokrasi Hong Kong mendatangi Goverment House yang merupakan kediaman resmi kepala eskekutif Leung Chun-ying pada Rabu, 22 Oktober 2014, untuk mengkritisi sikapnya atas reformasi demokratis.

    Menurut laporan BBC, dalam wawancara pada Senin lalu, Leung mengeluarkan komentar yang dianggap merendahkan warga Hong Kong. Ia mengatakan pemilihan umum demokratis secara penuh akan mengarah kepada kebijakan-kebijakan yang populis, karena para warga yang lebih miskin akan memiliki suara dominan dalam politik.

    Pernyataan ini tidak diterima oleh para pengunjuk rasa, yang memandangnya sebagai bukti bahwa sistem politik memang dipermainkan demi orang-orang kaya. Memang, jurang antara miskin dan kaya terlihat jelas di negara yang berada di bawah kedaulatan Cina ini.

    Tak hanya itu, para pendemo juga menyalahkan Leung karena dianggap bertanggung jawab atas situasi Hong Kong saat ini, terutama setelah gagalnya perundingan dengan pemerintah yang digelar Selasa, 21 Oktober lalu. (Baca: Pemerintah dan Pendemo Hong Kong Sepakat Berunding)

    Perundingan yang tidak melibatkan Leung itu tidak membuahkan hasil. Para pendemo kesal dan mengancam akan kembali memenuhi jalan-jalan hingga Leung mundur.

    ANINGTIAS JATMIKA | BBC

    Terpopuler
    Cemburu, Istri Bunuh Pria Inggris di Bali 
    Pemimpin Asia yang Pernah Jadi Cover Time 
    Kasus Ini Membuat Indonesia-Australia Bermusuhan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.