Akhir 29 Tahun Suriah di Libanon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Damaskus: Upacara penarikan pasukan hari ini menandai akhir kehadiran pasukan Suriah di Libanon. Berikut momen-momen kehadiran pasukan Suriah, yang mencapai jumlah 40 ribu orang sebelum akhir perang sipil pada 1990, di negara tetangganya itu.1975April -- Perang sipil pecah di Libanon1976Juni -- Pasukan Suriah memasuki Libanon, guna menciptakan perdamaian sekaligus menghadang masuknya orang-orang Palestina.Oktober -- Gencatan senjata dirancang dan dominansi Pasukan Pertahanan Arab Suriah dimulai.1978 14 Maret -- Israel melakukan invasi besar-besaran ke Libanon sebagai ?balasan? serangan Palestina di wilayah mereka.19 Maret -- Dewan Keamanan PBB mengeluarkan Resolusi 425 untuk memaksa Israel keluar dari Libanon, dan Pasukan PBB (UNIFIL) dikirimkan ke Libanon guna memastikan pelaksanaan resolusi.13 Juni -- Israel menyerahkan wilayah Libanon selatan, tetapi menolak kehadiran UNIFIL.19826 Juni -- Setelah percobaan pembunuhan duta besarnya di Inggris, Israel melancarkan invasi besar-besaran ke Libanon.15 September -- Pasukan Israel menguasai Beirut Barat.16-18 September -- Milisi Phalangist membantai orang Palestina di Sabra dan Shatila di depan mata pasukan Israel.24 September -- Pasukan pertama dari Amerika, Prancis, dan Italia tiba di Beirut.198317 Mei -- Israel dan Libanon menandatangani persetujuan penarikan pasukan Israel.23 Oktober -- Bom bunuh diri meledak di markas pasukan penjaga perdamaian dari Amerika. 241 marinir dan 56 tentara darat terbunuh, pos militer Prancis hancur.199013 Oktober -- Angkatan Udara Suriah menyerang istana presiden dan Aoun dan mengambil pengungsi di Kedutaan Prancis.199325 Juli -- Israel melancarkan "Operasi Pertanggungjawaban" untuk menyerang Hisbullah, dan merupakan serangan terbesar sejak 1982.199611 April -- Bom-bom Israel menerjang brigade Hisbullah di Libanon dalam "Operasi Anggur Kemarahan".18 April -- Pasukan Israel menyerang markas PBB dan membunuh 100 pengungsi.199815 Oktober -- Jenderal Emile Lahoud yang didukung Suriah terpilih menjadi presiden.2003 April -- Perdana Menteri Rafiq Hariri membentuk kabinet baru, yang sangat pro-Damaskus.20042 September -- Dewan Keamanan PBB mengeluarkan Resolusi 1559 yang mengharuskan semua pasukan asing meninggalkan Libanon.20 Oktober -- Hariri mengundurkan diri, sebagai protes atas keterlibatan Damaskus. Ia digantikan deputinya, Umar Karameh yang pro-Suriah,13 Desember -- Oposisi memprotes kehadiran Suriah dan meminta pemerintah mundur.18 Desember -- Suriah membuka agen rahasia mereka di Libanon.200514 Februari -- Hariri terbunuh pada sebuah pengeboman.24 Februari -- Menteri Pertahanan Libanon menyatakan, Suriah akan menurunkan pasukannya di perbatasan.28 Februari -- Pemerintahan Karameh mundur.5 Maret -- Assad menyatakan, Suriah akan menarik pasukannya dari Libanon.26 April -- Upacara penarikan pasukan terakhir Suriah digelar di lembah Bekaa, Libanon. AFP

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.