Presiden Yaman Rombak Kabinet

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden yaman, Abed Rabbu Mansour Hadi. (AP Photo/Hani Mohammed)

    Presiden yaman, Abed Rabbu Mansour Hadi. (AP Photo/Hani Mohammed)

    TEMPO.CO, Sanaa - Presiden Yaman Abdrabuh Mansour Hadi mengganti lima menterinya kemarin. Perombakan kabinet ini dilakukan di tengah demonstrasi besar-besaran rakyatnya yang marah atas pemadaman listrik dan kekurangan bahan bakar.

    Menteri yang dicopot dan diganti yang baru adalah Menteri Keuangan, Menteri Urusan Listrik, Menteri Perminyakan, Menteri Luar Negeri, dan Menteri Informasi. Namun, menurut kantor berita resmi Saba, perombakan tidak mempengaruhi keseimbangan politik pemerintah konsensus, yang memiliki jumlah menteri sama dengan era mantan orang kuat Ali Abdullah Saleh.

    Saleh terpaksa mundur pada 2012 setelah demonstrasi besar-besaran selama sebelas bulan. Namun, kendati mundur, dia tetap menjadi ketua partai berpengaruh, General People's Congress.

    Duta Besar PBB Jamal Abdullah al-Sallal diangkat sebagai Menteri Luar Negeri, menggantikan Abu Bakr al-Kurbi. Abdullah Mohsen al-Akwa dijadikan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Urusan Listrik, sementara Naser Taha Mustafa digantikan Ali al-Amrani sebagai Menteri Informasi.

    Kementerian Minyak dan Mineral diserahkan kepada Abdelqader al-Shaea, yang menggantikan Khaled Belhaj. Sedangkan Mohammed Mansur menggantikan Sakhr al-Wajih sebagai Menteri Keuangan.

    Perombakan itu muncul di tengah meningkatnya ketidakpuasan, saat ribuan orang turun ke jalan di Sanaa pada Rabu, 11 Juni 2014, untuk memprotes pemadaman listrik dan kekurangan bahan bakar di negara yang belakangan kerap diguncang kekerasan ini. Sejak mengambil alih kursi presiden pada 2012, Hadi telah berjuang dengan tantangan besar yang dihadapi bangsa termiskin di Semenanjung Arab ini. Termasuk pemberontakan Syiah di utara dan kampanye pemisahan diri di selatan.

    AP | INDAH P.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.